Idul Adha 1441 H, UIN Walisongo Juga Sembelih Hewan Kurban di Papua, Sulsel, NTB dan NTT

Prosesi penyembelihan hewan kurban UIN Walisongo di Indonesia Timur, Jumat (31/7/2020).

SEMARANG (SigiJateng) – Hari Raya Idul Adha tahun 1441 H (2020 M) ini, UIN Walisongo Semarang tidak hanya menyembelih hewan kurban di kampus saja di kawasan Ngaliyan Semarang.  Namun juga berkurban di sejumlah tempat di Indonesia Bagian Timur.

Secara khusus, ada sebanyak 8 hewan kurban yang diberikan untuk 4 lembaga di empat daerah di Indonesia Timur, yakni Folres NTT, Lombok Timur NTB, Boven Digul Papua dan Luwu Utra Sulawesi Selatan. Empat lembaga masing-masing mendapat 2 ekor kambing. 

Empat lembaga tersebut adalah Ikatan Pemuda Muslim Indonesia Timur, Ende, Flores Nusa Tenggara Timur; Masjid Nurul Huda Desa Sembalun Lawang, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat; Pengurus Kesejahteraan Masjid Darul Hidayah Tanah Merah, Boven Digul, Papua; dan masyarakat terdampak bencana alam di Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan. 

“Sebanyak 8 ekor kambing itu disembelih di empat lokasi terpisah di Indonesia timur. Masing-masig lokasi 2 ekor kambing,” ucap Ketua Badan Amalan Islam (BAI) UIN Semarang, Dr. H. Muhyar Fanani, M.Ag, di Semarang, Minggu (2/8/2020). 

Dijelaskan Muhyar, pengiriman hewan kurban dilakukan melalui transfer uang ke pihak panitia. Uang kemudian dibelikan kambing. Masing-masing lembaga tersebut, sambung dia, telah membelikan 2 ekor kambing dari uang yang dikirim. 

“Semuanya sudah disembelih pada hari Jumat kemarin. Insyallah tahun depan, kami akan lakukan kegiatan serupa dengan jumlah yang lebih banyak,” tambahnya.

Program UIN ini disambut positif Kepala Desa Sembalun Lawang, Kabupaten Lombok Timur, NTB, H. M. Idris. Dia menyampaikan terimakasih kepada Rektor UIN Walisongo yang telah memberikan hewan kurban pada Idul Adha tahun ini. 

“Panitia sudah melaksanakan kurban dari UIN Walisongo dan membagikan kepada warga” ungkapnya.

Sama halnya dengan Bupati Lombok Timur Drs. H. M. Sukiman Azmy, M.M. Bupati yang tercatat sebagai alumni Fakultas Dakwah IAIN Walisongo (sekarang UIN Walisongo) juga mengapresiasi pemberian hewan kurban dari almamaternya. Rasa terima kasih juga disampaikan pihak Takmir Masjid Darul Hidayah Boven Digoel Papua. 

Ketua takmir masjid, Darmaji, menilai UIN Walisongo sebagai kampus yang peduli terhadap masyarakat di Indonesia Timur.

Sementara, penyembelihan hewan kurban di UIN Walisongo baru akan dilaksanakan pada Senin (3/8/2020) esok. Berdasarkan data sementara, ada 7 ekor sapi dan 10 kambing dari 51 nama pribadi dan lembaga yang memberikan donasi. Jumlah ini berpotensi bertambah hingga pelaksanaan penyembelihan. 

Penyembelihan hewan kurban akan dipusatkan di kampus 1. Untuk menghindari kerumunan di masa pandemi, telah disiapkan beberapa skenario dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan covid 19. Setelah hewan disembelih pada Senin (3/8/2020), akan dibagi-bagi sesuai daftar penerima. Panitia juga akan menyiapkan makanan bagi yang ingin menyantap daging kurban.

Penyiapan makanan akan disediakan di auditorium kampus 1. Agar tidak terjadi kerumunan, makanan daging kurban juga akan dikirim ke tiap-tiap fakultas.

Dalam pengemasan daging kurban, UIN Walisongo berkomitmen untuk mengurangi penggunaan sampah plastik. Meski tidak memakai plastik tak lantas membuat pengemasan menjadi tidak efisien. Panitia telah menyiapkan tempat atau wadah daging kurban.

Baca Berita Lainnya:

Tempat yang disiapkan yaitu besek, atau wadah dari anyaman bambu yang diproduksi secara tradisional. Besek kerap dipakai dalam kegiatan hajatan di masyarakat pedesaan.

Ada 1.000 besek yang dipersiapkan sebagai pengganti plastik sebagai pengganti plastik. Agar pengemasan lebih rapi, daging kurban yang dimasukkan di dalam besek akan dilapisi dengan daun pisang. (Aris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here