SEMARANG (Sigi Jateng) – KPU Kota Semarang menyatakan mekanisme kampanye calon walikota dan calon wakil walikota Semarang tetap berjalan seperti yang sudah disepakati walaupun salah satu calon dinyatakan positif covid-19.
Ketua KPU Kota Semarang, Henry Cassandra Goeltom mengatakan mekanisme kampanye sendiri sebenarnya harus mengutamakan virtual.
“Jadikan di KPU sudah jelas, apapun status paslon di Peraturan KPU nomor 6, 10, dan 13 mengenai mekanisme kampanye itu sendiri yang diutamakan melalui media daring dan media sosial dan ini harus berlaku hingga tanggal 5 Desember nanti,” ujar pria yang akrab disapa Nanda itu pada Kamis (5/11/2020).
Nanda menjelaskan bahwa yang berkampanye tak harus calon bersangkutan. Seluruh tim kampanye yang terdaftat di KPU bisa melakukan kampanye.
“Semua prosesnya berjalan seperti biasa karena yang berkampanye nanti kan ada tim kampanye ada petugas kampanye ada relawan jadi semua orang bisa melakukan kampanye asalkan sudah didaftarkan di KPU,” jelasnya.
Nanda berpendapat tak perlu ada regulasi baru jika ada paslon yang terpapar virus corona karena pada dasarnya peraturan KPU sudah sangat ketat mengatur itu.
“Terkait protokol kesehatan kami tetap mengacu pada regulasi yang sama karena peraturan saat ini juga sudah sangat ketat. Di Peraturan itu kan udah jelas kalau nanti ada salah satu calon yang berhalangan bisa diwakilkan oleh calon pasangannya,” pungkasnya. (Mushonifin)
Berita Lainnya:
- Terjadi, Gempa Berkekuatan M 7,1 Guncang Timur Laut Sulawesi Utara
- Bak Kejatuhan Rejeki, Warga Pesisir Berbondong-bondong Punguti Batu Bara Berhamburan di Bibir Pantai Sekembu Jepara
- Miris, Ada Sejumlah Pengungsi Korban Gempa Mamuju Belum Dapat Bantuan Tidur Beralaskan Daun-Kehujanan
- Inilah Daftar Temuan 13 Hari Evakuasi Sriwijaya Air SJ182, Pasca Operasi SAR Ditutup
- Bencana Mengancam, Warga Diminta Waspada dan Sering Pantau Cuaca di BMKG