Hendi Anjurkan Lepas Masker Saat Bersepeda, Ini Alasannya

Walikota Semarang, Hendrar Prihadi. (Dok.)

SEMARANG (SigiJateng) – Demi menjaga hal hal yang tidak diinginkan, ketika sedang berolahraga dianjurkan untuk melepas sementara maskernya. Tentu saja dengan tetap menjaga jarak satu sama lain.

Pakai masker selama pandemi Covid 19 memang diwajibkan sebagai salah satu aturan protokol kesehatan. Namun ketika sedang berolahraga seperti saat bersepeda, joging, badminton, penggunaan masker dianjurkan untuk dilepas sementara.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, minat warga Kota Semarang untuk berolah raga sangat tinggi, termasuk bersepeda, setelah kegiatan olah raga diperbolehkan, beberapa Minggu lalu. Banyak warga yang ingin sehat dengan membeli sepeda.

“Sepeda mendominasi berita, karena pengen sehat orang beli sepeda, ada juga yang takut hilang sepedannya dibawa masuk ke tempat makan,” ungkap Hendi, dalam video yang diunggah di akun Instagram miliknya @hendraprihadi, baru-baru ini.

Meski demikian, Hendi mengaku prihatin dengan kabar adanya warga yang meninggal karena memakai masker saat bersepeda. “Tapi kalau lagi olahraga pakai masker malah bahaya, sudah ada dua orang warga kita yang meninggal dunia, pake masker gowes, meninggal pas naik tanjakan,” terang orang nomor satu di Kota Semarang ini.

Hendi sapaan akrabnya menjelaskan, bersepeda merupakan olahraga berat yang membutuhkan banyak oksigen. Dengan menggunakan masker maka oksigen yang masuk menjadi lebih sedikit, sehingga dapat mengakibatkan iskemia yang berujung collapse.

“Saya tidak melarang yang sedang olahraga membuka maskernya, memang harus, jadi kalau pas olahraga tidak perlu pakai masker tapi pas istirahat, leyeh-leyeh, pas selfie, pas ngobrol dekat-dekat ya maskernya dipakai, saya berpesan bijaklah dalam berolahraga, tetap jaga jarak untuk kesehatan diri sendiri dan sekitar,” pungkas Hendi. (Aris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here