Hanya Satu Bapaslon, 6 KPU Ubah Jadwal Pendaftaran dan Pemeriksaan Kesehatan

Hendri Casandra Goeltom, Ketua KPU Kota Semarang. (Foto Mushonifin/sigijateng)

SEMARANG (SigiJateng) – KPU Jawa Tengah telah merilis hasil pendaftaran Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Kepala daerah di 21 Kabupaten dan Kota. Tercatat ada 41 Bapaslon dengan satu di antaranya berstatus calon independen.

Dari rilis tersebut, ada 6 Kabupaten dan Kota yang baru menerima satu Bapaslon yaitu Boyolali, Grobogan, Kebumen, Sragen, Wonosobo, dan Kota Semarang.

Untuk daerah yang baru menerima satu Bapaslon, KPU Jawa Tengah memerintahkan kepada KPU daerah bersangkutan untuk memperpanjang masa pendaftaran sesuai dengan PKPU Nomor 18 tahun 2019.

Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom mengatakan perlu merubah jadwal serta melakukan perpanjangan pendaftaran pada 10-12 September 2020 di Hotel Patra Jasa.

“Nanti perpanjangan pendaftaran juga akan dilakukan di Hotel Patra Semarang,” ujarnya pada Selasa (8/9/2020).

Rencananya, KPU akan melakukan sosialisasi kembali kepada partai politik dan ormas untuk mendaftarkan bakal pasangan calon. Pasalnya selama proses perpanjangan pendaftaran, partai politik yang memiliki kursi di parlemen masih memungkinkan mencabut dukungan dari bapaslon yang ia dukung dan memberikan dukungan untuk bapaslon yang baru.

“Dalam mekanisme dukungan ada dua hal yakni syarat calon dan syarat pencalonan. Syarat calon lebih bersifat administratif, sedangkan syarat pencalonan harus ada form B KWK parpol dan B1 KWK. Form B itu rekomendasi dari DPP,” ujar Nanda.

Perpanjangan masa pencalonan tentu berpengaruh pada jadwal pemeriksaan kesehatan calon. Sebelumnya telah dijadwalkan pemeriksaan kesehatan bagi calon pada 8-9 September 2020.

Baca Berita Lainnya

Pemeriksaan kesehatan harus diundur hingga proses perpanjangan pendaftaran rampung. KPU Kota Semarang rencananya akan mengubah jadwal pemeriksaan bapaslon dari Kota Semarang pada 13 atau 14 September memdatang

“Kami sedang berkoordinasi dengan RSUP dr Kariadi Semarang untuk menentukan kapan dilakukan pemeriksaan kesehatan. Rencana kami lakukan 13 atau 14 September 2020,” pungkasnya. (Mushonifin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here