Dulu Benci Matematika, Kini Siswa MAN 1 Grobogan Ini Malah Jago dan Sering Juara

Hanan Naufal Indratma siswa MAN 1 Grobogan ( foto ist)

GROBOGAN (SigiJateng) – Pelajaran matematika menjadi momok bagi kebanyakan pelajar. Namun sebetulnya. matematika bukanlah momok, jika mau sunguh-sungguh dan menyukainya.

Seperti Hanan Naufal Indratma bin Casmudi Siswandi siswa MAN 1 Grobogan kelas XI MIPA 2 ini. Masa kecilnya dia paling benci dengan matematika. Namun kini, dia jago matematika dan bahkan sukses meraih sejumlah prestasi.

Dikutip dari laman man1grobogan.sch.id, belum lama ini, pelajar yang biasa disapa Hanan ini meraih prestasi, juara matematika dalam ajang Advance Science Olympiad (ASO). Ini adalah kompetisi yang digagas Pelatihan Olimpiade Sains Indonesia bersama Medalis Olimpiade Nasional dan Internasional untuk Siswa dan Guru SMA Sederajat yang berprestasi.

Kompetisi ini digelar untuk mendorong siswa dan guru tetap berupaya melakukan pembelajaran di tengah pandemi Covd-19. Kompetisi dilakukan secara daring dan penentuan juara mengacu ke skor yang paling tinggi, dengan ketentuan; juara rank 1-5 (medali emas), rank 6-15 (medali perak), dan rank 16-30 (medali perunggu).

Sebelum ini, almuni SMP Integral Luqman Al- Hakim Purwodai ini berhasil menyabet penghargaan Silver Award dalam ajang International Kangaroo Mathematics Contest yang diselenggarakan secara daring pada Juni 2020.

Saat dihubungi via whatsapp, pelajar kelahiran 1 Mei 2004 ini mengaku awalnya tidak pernah suka dengan matematika. Bahkan saat SD kelas 5 pernah mendapatkan nilai 50. Namun, saat kelas 6, ia justru mencoba untuk mengikuti kompetisi matematika.

Kompetisi kali pertamanya adalah Kompetisi Matematika Nalaria Realistik yang diselenggarakan oleh Lembaga Klinik Pendidikan MIPA (LKPM). Meskipun tidak juara, ia berhasil lolos hingga semifinal. Dari situlah ia kemudian termotivasi belajar matematika lebih dalam hingga menjadikan kompetisi sebagai suatu hobi.

Baca Berita Lainnya

“Saya mengikuti olimpiade karena memang hal itulah hobi saya. Ini adalah kesukaan saya. Saya suka ikut-ikut lomba, suka belajar matematika, saya suka berpusing ria dengan soal matematika,” tambah pemenang Bronze Medal dalam ajang ASO.

Sementara itu, Alifah, guru dan pembimbing Hanan mengatakan memang rasa ingin tahu Hanan ini sangat tinggi. Remaja dari Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan tergolong siswa pantang menyerah bahkan apabila ada waktu luang ia lebih sering memanfaatkan waktu untuk mengerjakan soal-soal matematika dari pada bercanda dengan teman-temannya.

“Dia itu semangat ingin tahunya luar biasa, rajin, pantang menyerah dan proaktif sering memanfaatkan waktu luang untuk belajar matematika,” terang Alifah, guru matematika MAN 1 Grobogan ini.

Alifah menambahkan dalam waktu dekat ini masih ada dua kompetisi yang akan diikuti oleh Hanan. Paling dekat 25 Juli 2020, bersama tiga siswa lainnya akan menuju Heat Round (online) Hongkong International Mathematical Olympiad (HKIMO).

Selanjutnya, pada 11 Agustus 2020, Hanan akan maju di Kompetisi Sains Nasional Matematika Tingkat Provinsi.

Sementara, Suprapto selaku Kepala MAN 1 Grobogan tak henti-hentinya mengucap rasa syukur dan bangga atas prestasi yang dibawa peserta didiknya sehingga mengharumkan MAN 1 Grobogan.

“Prestasi yang berhasil dicapai peserta didik kami ini sangat membanggakan. Bagaimana tidak, di tengah pandemi seperti ini tetap menorehkan prestasi yang luar biasa, harapannya bisa memberi nilai-nilai positif kepada peserta didik di MAN 1 Grobogan dalam pembelajaran terutama pembelajaran jarak jauh (PJJ) seperti saat ini,” ucap Suprapto. (aris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here