Dosen Unnes Semarang Temukan Bayi Berusia 7 Hari di Depan Ruko Gunungpati

Polisi sedang melihat bayi malam yang dibuang orang tuanya di Puskesmas Gunungpati. ( foto ist)

SEMARANG (SigiJateng) – Dosen Universitas Negeri Semarang (Unnes) Trisnani (58), warga Pakintelan Gunungpati Semarang menemukan bayi merah di depan ruko di Kelurahan Patemon, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang pada Sabtu (4/7/2020) pagi.

Bayi yang ditemukan itu berjenis kelamin laki-laki. Tidak ada identitas apapun di dekat bayi itu, yang ada hanyalah beberapa barang perelengkap bayi seperti selendang, topi, botol susu, dot dan sebungkus susu bubuk.

Trisnani  mengatakan dirinya tidak sengaja menemuka bayi itu. Saat itu dirinya sedang jalan sehat, tiba-tiba mendengar suara tangisan bayi. “Saya kaget. Lalu saya dekati. Bayi itu menangis dan tampak kedinginan. Saya mencoba mengangkatnya,” kata Trisnani.

Kejadian itupun langsung dilaporke ke Polsek Gunungpati Semarang.  Polisi yang datang ke lokasi langsung bayi itu ke Puskesmas Sekaran. Kemudian pada siangnya bayi dibawa ke Puskesmas  Gunungpati yang melayani rawat inap.

Dari penuturan seorang pegawai di Puskemas Gunungpati, bayi datang dalam kondisi sehat.

Bayi itu diperkirakan berumur sekitar tujuh hingga sepuluh hari. Rencananya, pihak Dinas Sosial Kota Semarang akan datang ke puskesmas pada Senin besuk.

“Melihat sudah puputan atau sisa tali pusat sudah lepas berarti berumur sekitar seminggu. Saat ini, bayi dirawat bidan kami,” ungkap Heri Putranto kepada wartawan di puskesmas itu.

Heri mengatakan, bahwa usai kabar penemuan bayi tersebut tersebar, Puskemas Gunungpati terus didatangi pengunjung. Mereka yakni para warga yang ingin melihat atau mengadopsi bayi itu.

“Sejak bayi dipindah ke sini siang tadi, banyak yang datang sampai malam ini karena ingin menjenguk, melihat, memberi sumbangan dan kemungkinan ingin mengadopsi,” katanya.

Baca Berita Lainnya:

Meskipun demikian, pihak puskesmas tidak memperkenankan adanya pengunjung maupun penjenguk untuk datang lantaran kebijakan yang diambil selama masa pandemi Virus Corona saat ini.

“Mereka kemudian tidak masuk dan melihat (bayi) dari luar saja,” ujar Heri.

Kasus yang menggegerkan warga ini masih dalam penyelidikan polisi. Polisi berusaha mencari orang yang telah meletakkan dan meninggalkan bayi itu di tempat itu. (rizal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here