Dikpol, Iqbal Gembleng Kader Golkar Blora Menangkan Paslon Asri

Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar Wilayah Jawa Tengah dan DIY, Dr HM Iqbal Wibisono, SH. MH saat acara Pendidikan Politik dan Strategi Pemenangan Pemilu di Kabupaten Blora, Selasa (27/10/2020).

BLORA (SigiJateng) –  Partai Golkar memastikan mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati di Pilkada Blora 2020 setelah membangun koalisi dengan Partai Demokrat dan Hanura. Adapun calon yang diusung adalah Cabup Dwi Astutiningsih , Cawabup Riza Yuda.

“Partai Golkar di Blora ini hanya punya lima kursi,  jadi belum bisa nyalon sendiri.  Bersama Partai Demokrat dan Hanura kita  bisa mengusung pasangan calon Bu Dwi Astuti dan Riza Yuda. Besuk calon kita ini harus menang dengan mengalahkan dua pasangan calon lainnya,” kata Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar Wilayah Jawa Tengah dan DIY, Dr HM Iqbal Wibisono, SH. MH saat acara Pendidikan Politik dan Strategi Pemenangan Pemilu di Kabupaten Blora, Selasa (27/10/2020).

Hadir dalam acara ini Cabup Dra Dwi Astutiningsih dan Cawabup Riza Yuda  Shut, Ketua DPD Partai Golkar Kab Blora HM Siswanto, anggota FPG Kab Blora dan seluruh ormas Pendiri yang didirikan dan Sayap Partai Golkar.  

Kegiatan yang digelar dalam rangka HUT ke 56 Partai Golkar ini tetap menjunjung tinggi protokol Covid 19 dengan tetap melakukan 3M, yakni mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker.

Dikatakan Iqbal, Pilkada serentak di Indonesia 9 Desember akan diselenggarakan di 270 daerah, di Jawa Tengah ada 21 daerah, termasuk Kabupaten Blora. Dan Pilkada di Kab Blora bagi Partai Golkar harus unggul dan menang. Karena kemenangan Partai Golkar di Blora akan membawa dampak positif untuk Partai Golkar di Jawa Tengah juga di Indonesia.

“Partai Golkar di Blora pernah menang Pilkada tahun 2005 dan Pileg tahun 2009. Untuk itu Partai Golkar Blora yang sekarang di Pimpin HM.Siswanto Spd.Mhum, harus bekerja keras, menggerakkan semua komponen  di 295  desa, 16 kecamatan. Partai Golkar akan berjuang untuk mengembalikan kemenangan di Pilkada 2020 ini maupun Pileg 2024. Pada Pileg 2024 besuk Partai Golkar harus bisa memperoleh 10 kursi di legislatif sehingga kedepan dapat mencalonkan kepala daerah sendiri tanpa harus pusing mencari partai lain untuk berkualisi,” terangnya. 

Dikatakan Iqbal, Partai Golkar sebagai lembaga  politik yang memiliki sumber daya kader yang berada di pemerintahan maupun di legislatif, harus peka terhadap persoalan bangsa, bekerja  keras, kerja cerdas dan tuntas dalam menangani persoalan masyarakat,  peran yang demikian bagus tentunya  akan membawa makna besar bagi partai unttuk menjadi dekat dengan rakyat pemilih.

“Untuk bisa dekat dengan rakyat tentunya partai harus memiliki struktur yang kuat dari mulai tingkat pusat sampai di tingkat desa. Memiliki sumber daya kader yang kuat, program yang bermanfaat. Tumbuhnya budaya demokratis dalam pengambilan keputusan dan adanya norma hukum sebagai pegangan,” terangnya.

Harapan diatas  akan berjalan dengan efektif, terang Iqbal,  apabila Partai Golkar memiliki kekuasaan politik, baik itu kekuasaan  di eksekutif maupun kekuasan di legislatif yang semua itu  akan terjadi apabila  Partai  Golkar mampu memenangi kontestasi dalam pemilu baik pemilu kepala daerah maupun pemilu legislative.

Disisi lain, Iqbal mengatakan, saat ini bangsa Indonesia sedang kurang sehat, karena wabah Covid 19 yang melanda dunia, termasuk Indonesia. Covid—19 membawa Indonesia mengalami gangguan keamanan baik di bidang kesahatan, resesi dibidang ekonomi dan lainnya.

Berita Lainnya:

Dua persoalan itu menjadi penting dan mendasar untuk ditangani lebih dini,  kesehatan fisik  merupakan kebutuhan dasar manusia yang bisa mendorong gerak langkah manusia menuju gerakan disemua bidang kehidupan.

“Ekonomi akan cepat pulih manakala masyarakat sehat dan tidak dihantui wabah Covid 19 yang menakutkan semua orang. Kapan akan berakhir wabah ini, belum ada satupun ahli berani memastikan wabah ini akan berakhir,” katanya.

Karenanya, anjuran selalu “mencuci tangan, menjaga  jarak dan memakai asker ” merupakan cara efektif untuk menghindari wabah Covid 19 sebelum vaksin Covid 19 ditemukan secara pasti dan divaksinasikan kepada masyarakat secara masif, baik itu oleh  pemerintah maupun mandiri dengan harga yang terjangkau.

“Persoalan demi persoalan akan dapat  diselesaikan apabila semua pihak sepakat bahwa pesoalan yang saat ini melanda bangsa kita adalah menjadi masalah kita bersama, bukan hanya masalahnya Pemerintah saja. Yang tentu memerlukan peran kita semua untuk andil serta  mengambil bagian dalam menyelesaikan masalah,” katanya.

“Tidak ada masalah yang tidak bisa di selesaikan. Apabila ada kebersamaan antar sesama bangsa yang  memiliki kesamaan pandang untuk menuntaskan masalah,” pungkasnya. (aris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here