Dede Indra Permana Komentari Pembagian BST dan BPNT, Begini Katanya

Anggota DPR RI Dapil Jateng X, Dede Indra Permana (kiri) bersama Menteri Sosial RI, Juliari Batubara (kanan). (Dok.)

SEMARANG (Sigi Jateng) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Dede Indra Permana, SH yakin stimulus berupa Bantuan Sosial Tunai (BST) bisa meningkatkan daya beli masyarakat di tengah dampak Pandemi Covid-19.

Hal itu dia katakan saat mengomentari kunjungan kerja Menteri Sosial RI, Juliari Batubara, ke Jawa Tengah pada Jum’at kemarin

Kunjungan Menteri Sosial itu sendiri merupakan usulan dari Dede yang merupakan Anggota DPR RI dapil Jateng X untuk membagikan bantuan sosial sembako kepada 20 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Pemalang.

“Saya melihat, penyaluran BST sudah mulai tepat sasaran dan manfaatnya mulai tampak,” katanya pada Minggu (22/11/2020) di Semarang.

Politisi PDIP itu menjelaskan BST diberikan kepada keluarga miskin, tidak mampu, dan/atau rentan yang terkena dampak wabah Covid-19. Harapannya, daya beli masyarakat tetap terjaga sehingga roda perekonomian tetap berputar.

Anggota Dapil Jateng X yang meliputi Pemalang, Kabupaten Pekalongan, kota Pekalongan dan Batang itu berpesan agar penerima BST memanfaatkan dana sebaik-baiknya. Namun, ia mengingatkan bahwa BST itu sementara

“Ingat, bantuan ini hanya sementara, tidak seterusnya. Para penerima juga harus mulai bangkit dari keadaan,” ucap ketua Karang Taruna Jawa Tengah itu.

Bersama menteri Sosial, Dede juga memantau BST di dua lokasi di Jawa Tengah, yakni Kantor Pos Taman, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang dan di Kantor Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga.

Kementerian Sosial sendiri hingga saat ini telah menyalurkan BST di Provinsi Jawa Tengah kepada sebanyak 1.412.938 KPM di 35 Kabupaten/kota.

Di Kabupaten Pemalang telah tercatat 38.952 KPM BST tersebar pada 14 kecamatan dengan nilai Rp.11.685.600.000/ bulan.

BST di Kabupaten Purbalingga terdaftar sebanyak 30.603 KPM tersebar pada 18 kecamatan dengan nilai total Rp. 9.180.900.000.

Sementara untuk Program Sembako/ Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Provinsi Jawa Tengah, menjangkau 3.431.209 KPM tersebar di 35 Kabupaten/ kota.

Di Kabupaten Pemalang terdapat 171.684 KPM Program Sembako/ BPNT yang tersebar pada 14 kecamatan dengan bantuan Rp.34.336.800.000/ bulan.

Di Kabupaten Purbalingga terdapat 110.241 KPM tersebar pada 18 kecamatan dengan nilai Rp.22.048.200.000.
Pelaksanaan BST disalurkan oleh PT. Pos Indonesia dan Himbara, Bantuan Pangan Non Tunai Program Sembako oleh Himbara.

Menteri Sosial, Juliari Batubara, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Direksi PT Pos, Bank-bank Himbara, pemerintah daerah, para pendamping, dan semua pihak yang membantu kelancaran pelaksanaan program.

“Dengan adanya kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak, penyaluran BST dan Program Sembako/ BPNT berjalan baik dan lancar. Semoga bantuan ini memberikan manfaat untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan KPM,” kata Juliari.

Baca Berita Lainnya

Tahun 2021, program BST masih dilanjutkan untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional kepada 10 juta KPM pada 34 provinsi.

Program lanjutan itu dilaksanakan selama 6 bulan dari Januari sampai Juni 2021 dengan anggaran total Rp12 triliun.Demikian juga Program Sembako/ BPNT untuk 18,5 jt KPM dengan anggaran total Rp45,12 triliun. (Mushonifin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here