Banyak Santri Yang Tidak Mudik, Ini Yang Dilakukan INTI Jateng

Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, membagikan sembako kepada para santri. (Dok. Humas pemkot)

SEMARANG (Sigi Jateng) – Pengurus Daerah Indonesia Tionghoa (Inti) Jawa Tengah-Suara Merdeka Network didampingi Walikora Semarang menyalurkan donasi kepada guru mengaji dan santri yang tidak mudik ke kampung halaman mereka masing-masing karena antisipasi penularan covid-19.

Bantuan itu terdiri dari 340 sak beras masing-masing 5 kg dan 4.000 bungkus mie instant halal (100 dus) kepada Masjid Agung Kauman Semarang.

Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, dalam sambutan singkatnya memberi apresiasi kepada para santri yang memilih untuk tidak mudik.

“Kalau memang tidak penting, jangan mudik. Jangan cuma karena alasan kangen kita mengorbankan kesehatan bahkan nyawa, jadi tetap di Semarang tapi juga jangan pergi ke mall atau ke pasar,” ucapnya.

Dia juga mewanti-wanti kepada masyarakat agar berhati-hati dengan wabah corona dan jangan nekat ke pusat keramaian karen rawan tertular virus.

Dia juga tak lupa memberi apresiasi atas apa yang dilakukan oleh INTI dan SMN.

“Semoga pemberian bantuan ini bermanfaat bagi para santri dan warga masjid,” ucapnya

Menurut Gouw Andi Sismanto, organisasi yang dipimpinnya selain mendonasikan sembako juga alat pelindung diri (APD) kepada tenaga kesehatan. Untuk di Jawa Tengah sudah menyalurkan 80.000 lembar masker medis, sedangkan secara nasional sudah menyalurkan lebih daei 1 juta masker medis.

CEO SMN Kukrit SW menyatakan, donasi yang disalurkan bersama INTI merupakan kali ketiga, pertama membantu APD ke Polda Jateng dan kedua ke Pemkot Semarang.

“Semoga bantuan kali ini bisa bermanfaat kepada para guru mengaji dan santri yang tidak pulang kampung,” ucapnya.

Ketua Takmir Masjid Agung Kauman Semarang KH Hanief Ismail menyebut, bantuan yang diterima merupakan yang kali kelima. Sebelumnya sudah menerima dari Pangdam, Kapolda, Wali Kota Semarang dan masyarakat setempat.

“Bantuan beberapa diserahkan kepada masyarakat di sekitar Masjid Agung Kauman, yang terkena dampak Covid-19,” tambah Hanief. (Mushonifin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here