Anda Ingin Kurban? Simak Panduan Pelaksanaan Ibadah Kurban Saat Pandemi Covid-19

Ilustrasi : Karena masih pandemi covid-19, tata cara penyembelihan hewan kurban Idul Adha 1441 H akan berbeda dengan tahun kemarin.

SIGIJATENG  Tak lama lagi akan datang Idul Adha 1441 H. Diperkirakan Hari Raya Kurban (Idul Adha) 10 Dzulhijah 1441 akan jatuh pada Jumat Pon, 31 Juli 2020. Apakah Anda akan menjalankan ibadah qurban pada tahun ini?

Menyongsong pelaksanaan ibadah kurban pada masa pandemi Covid-19, Centre for Science and Technology (CST) bersama dengan Centre for Halal Research (CHR) IAIN Surakarta telah menyusun  rekomendasi penyembelihan hewan kurban berbasis lingkungan.

Ketua CST IAIN Surakarta Purwono, M.Si mengatakan rekomendasi ini dibuat untuk memberikan acuan bagi pengurus takmir, panitia kurban maupun masyarakat yang akan melakukan ibadah kurban di masa pandemic covid-19

Senada juga dikatakan Ketua CHR IAIN Surakarta Moh. Tauifik, M.Si, Rekomendasi ini dibuat untuk mengantisipasi agar ibadah kurban tetap dapat dilakukan sesuai syariat Islam tanpa meninggalkan protokol kesehatan.

“Rekomendasi ini bertujuan untuk melindungi panita kurban dan masyarakat dari resiko tertular Covid-19,” katanya, seperti dikutip di  laman iain-surakarta.ac.id.

Adapun rekomendasi dapat diunduh (diklik) Disini.

Dikatakan Taufik, ada beberapa poin yang disampaikan dalam rekomendasi ini. Pertama penyembelihan kurban harus memperhatikan status wilayah masing-masing, artinya penyembelihan kurban disarankan hanya dilakukan di wilayah yang benar-benar aman, atau masuk ke dalam zona hijau.

“Apabila wilayah masuk ke dalam zona kuning, orange atau merah ada beberapa skenario yang bisa dilakukan oleh masyarakat,” katanya.

Kedua, rekomendasi ini disusun dengan basis lingkungan, dimana terdapat rekomendasi dalam penanganan limbah hewan kurban termasuk di dalamnya rekomendasi wadah daging kurban yang ramah lingkungan.

BACA BERITA LAINNYA:

Ketiga, rekomendasi ini juga mencakup penanganan daging kurban setelah disembelih termasuk rekomendasi penyimpanan daging agar kualitas dan mutu daging tetap terjaga.

“Keempat, seluruh panitia dan masyarakat yang terlibat diwajibkan mengikuti protocol kesehatan yang sudah ditetapkan dalam masa pandemi Covid19 secara konsisten dan penuh kesadaran,” tegasnya. (aris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here