Warga Kaliwungu Keluhkan Waktu Operasional Truk Dump Galian C

Antrean kemacetan di jalan Kaliwungu Selatan semakin parah, akibat sejumlah kendaraan truk dump tak perdulikan jam operasional. ( foto dye/sigijateng.id)

SIGIJATENG.ID, Kendal – Keberadaan sejumlah kendaraan berat truk dump yang saban waktu melintas di jalan Kaliwungu Selatan nampaknya tak memperdulikan waktu operasional yang telah disepakati bersama sesuai aturan. 

Tak pelak, hal tersebut dikeluhkan oleh sejumlah warga setempat. Pasalnya, operasional truk yang bermuatan galian C kerap menyebabkan kemacetan ditambah lagi dengan polusi debu yang tak bisa dihindarkan. 
Warga meminta operasional truk galian C di Kaliwungu dimulai pukul 8.00.

Tapi sejumlah kendaraan truk dump saban hari justru sudah mulai beroperasi mulai pukul 6.00 dan bersamaan dengan waktunya anak-anak pelajar berangkat ke sekolah maupun warga yang hendak berangkat melakukan aktivitas bekerja.

Widiyanto (29) mengaku, tidak melarang truk galian C beroperasi. Dirinya hanya menginginkan operisional dimulai pukul 8.00. Hal itu membuat banyak warga kerap terjebak macet ketika berangkat bekerja maupun.

“Macetnya sangat parah jika pagi hari. Terlebih saat ini juga ada pembetonan jalan yang sangat panjang, sehingga diberlakukan sistem buka tutup arus lalu lintas,” kata warga setempat ini, Rabu (4/9/2019). 

Menurutnya, pada pukul 6.00 – 7.00 merupakan jam sibuk. Bahkan tidak sedikit pihak orangtua yang mengantar anak-anak ke sekolah maupun berangkat untuk bekerja. “Saya hanya berharap jam operasional truk galian C yang ada di Kaliwungu tidak bersamaan pada jam-jam sibuk. Saya rasa mulai pukul 7.30 atau pukul 8.00 itu sudah tepat,” pintanya.

Senada dikatakan Slamet Priyatin (47) warga lainnya. Menurutnya, kondisi kemacetan yang terjadi di Jalan Raya Kaliwungu-Boja tersebut sangat parah. Setiap pagi dan sore hari terjadi antrean panjang kendaraan. “Setiap hari saya melintas di ruas jalan ini dan lagi-lagi harus terjebak antrean panjang kemacetan,” tukasnya. 

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perhubungan Kendal, Suharjo mengatakan, pihaknya sudah beberapa kali terus mengingatkan kepada sopir truk maupun pengelola galian C. Dia berharap ada kesadaran dari sopir truk untuk mentaati jam operasional yang dimulai pukul 8.00. “Setiap hari kami selalu memantau kondisi di lokasi. Saya berharap sopir truk agar memperhatikan dan bisa mentaati jam operasional itu,” terangnya. (Dye) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here