Wapres JK Resmikan Gedung Indonesia II Ponpes Modern Tazzaka Batang

Wapres RI H.M Jusuf Kalla dan rombongan tiba di Hellypad Lapangan Pondok Modern Tazakka, Ds. Sidayu Kecamatan Bandar Kabupaten Batang disambut oleh Bupati Batang dan anggota Forkopimda Kabupaten. Batang, Jumat (6/9/2019). ( foto dye/sigijateng.id)

SIGIJATENG.ID, Batang – Wakil Presiden RI Jusuf Kalla bersama rombongan berkesempatan melakukan kunjungan kerja di Pondok Pesantren Modern Tazzaka Bandar Kabupaten Batang dalam rangka peresmian Gedung Indonesia 2 Ponpes Modern Tazzaka, Jumat (6/9/2019). 

Sekitar pukul 09.50 WIB, Kedatangannya di Ponpes Modern Tazzaka, Wapres bersama rombongan menggunakan pesawat Heli 1 Super Puma No. Reg H -3222 TNI AU yang di terbangkan oleh pilot Letkol Pnb. Fritz tiba dan mendarat dengan aman.

Sementara rombongan lainnya dengan menggunakan dua pesawat lainnya yakni Heli 2 Super Puma No.Reg H-3204 TNI AU dengan pilot Letkol. Pnb. Aulia sedangkan satunya lagi pesawat Heli 3 Super Puma No.Reg H-3203 TNI AU oleh pilot Mayor Pnb. Purbo. 

Ketiga pesawat Heli Super Puma yang membawa Wapres Jusuf Kalla bersama rombongan tiba dan mendarat di Lapangan Ponpes Modern Tazzaka dengan aman dan terkendali. 

Dalam kunjungan kerjanya di Ponpes Modern Tazzaka, dia mengatakan meningkatnya kemajuan di bidang agama Islam, pihaknya mengajak agar harus bisa mensyukuri hal tersebut. Terkait adanya pertikaian yang terjadi pada umat Islam menjadi keprihatinan tersendiri, semoga agama Islam diselamatkan Allah SWT.

“Kemajuan teknologi yang berkembang luar biasa dan teknologi bisa berdampak positif dan negatif, kita harus memanfaatkan teknologi dalam hal positif. Kita tahu akibat teknologi negatif bisa mengakibatkan kerusuhan seperti contoh kejadian di Papua beberapa waktu lalu merupakan akibat penggunaan media sosial dan informasi yang salah,” katanya.

Wapres Jusuf Kalla menyampaikan bahwa sistem pendidikan Islam juga harus maju dan mengikuti teknologi serta perkembangan jaman melalui sistem yang baik, agar dapat menghasilkan generasi yang baik, dari segi aqidah dan muamalah.

“Pemahaman sejak awal pendidikan Islam sangat penting, agar Islam tidak bertikai antara satu dengan yang lainya dan menghindari radikalisme. Pesantren harus bisa memberikan pemahaman agar kita dapat berdiri disemua golongan dalam menjaga perdamaian bangsa Indonesia maupun di dunia,” tandasnya.

Sementara itu, Pimpinan Pengasuh Ponpes Modern Tazzaka KH Anang Rizka Masyhadi mengatakan bahwa ada sebanyak 800 santri dari berbagai provinsi di Indonesia yang belajar menuntut ilmu di Ponpes Tazzaka. 

“Alhamdulilah banyak santri yang belajar di sini. Hampir di seluruh provinsi di Indonesia ada. Harapannya ditahun depan ada santri dari Papua yang belajar di Ponpes Modern tazzaka,” katanya. 

Dia mengungkapkan, jika selama setiap kegiatan yang dilaksanakan selalu dilakukan di masjid ponpes setempat, sebab hingga kini belum memiliki gedung aula khusus untuk berbagai kegiatan. “Semoga dalam waktu cepat, Ponpes Modern Tazzaka bisa memiliki gedung aula tersebut,” harapnya. 

Ustadz Anang juga menceritakan, bahwa Ponpes Modern Tazzaka dipercaya dan diberi amanah mendidik sebanyak 40 santri asal Negara Afganistan dan Malaysia pada tahun lalu. “Alhamdulilah berkat ijin dari bapak Wapres Yusuf Kalla, kami diberi amanah mendidik santri asal Afganistan tahun lalu. Kini beberapa dari mereka ada yang sudah melanjutkan ke perguruan tinggi islam di Indonesia,” bebernya. (Dye) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here