Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Ingin Perusahanan Besar Libatkan Masyarakat

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin di acara Rakor Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) di Kantor Bappeda Jateng, Rabu (23/1/2019), (dok humas/ sigijateng.id )

SIGIJATENG.ID, Semarang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mengingatkan pelaku industri besar diharapkan bisa melibatkan masyarakat sekitar dalam usahanya. 

“Perusahaan tidak boleh berdiri sendiri, harus melibatkan sekeliling,” ujar Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, Kamis, (24/1/2019).

Pria yang akrab Gus Yasin ini menambahkan, upaya mempercepat industri 4.0, menurutnya juga harus dilakukan saat ini, larena teknologi terus bersaing. 

Perdagangan ekspor impor pun bisa dimulai ketika sumber daya manusia (SDM) memahami teknologi 4.0. Harapannya, produk-produk Jateng dikenal tidak hanya di luar Jateng, tetapi juga mancanegara.

“SNI juga penting, karena untuk menunjukkan produk kita berkualitas. Sehingga, daya jual akan tumbuh. Pemerintah juga mempermudah perizinan, tetapi, kualitas harus dijaga,” imbuh Taj Yasin.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jateng Arif Sambodo menambahkan sebagai upaya mengejar target pembangunan daerah, keterpaduan perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan sektor industri dan perdagangan perlu ditingkatkan.

“Caranya, bisa dengan mengidentifikasi isu-isu strategis dalam pembinaan dan pembangunan industri dan perdagangan yang terjadi di kabupaten/kota, dalam kerangka pembangunan ekonomi Jawa Tengah”, ucap Arif Sambodo.

Selain itu, pihaknya berharap, terwujudnya data dan informasi yang akurat dan aktual, sebagai bahan pengambilan kebijakan dan strategi pembangunan. (Dian/Aris)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here