USM Wajibkan Kuliah Umum Wawasan Kebangsaan, Ini Tujuannya

suasana kuliah umum di USM Semarang (sigijateng.id/mushonifin)

SIGIJATENG.ID, Semarang – Fakultas Psikologi USM mengadakan kuliah umum wawasan kebangsaan di hall lantai 6 gedung V (9/10/2019). Kuliah umum ini diikuti oleh seluruh mahasiswa baru fakultas psikologi USM

Menurut Rati Riana yang menjadi ketua panitia mengatakan, kuliah umum di USM berbeda dengan di kampus lain. Jika di kampus lain kuliah umum bersifat anjuran, USM justru mewajibkan dengan kompensasi berupa kredit akademis berupa poin nilai dan penugasan.

“Kami mencoba memenuhi kewajiban kami sebagai penyelenggara pendidikan tinggi dengan mengembangkan tiga kompetensi wajib, yakni komputer, bahasa inggris, dan wawasan kebangsaan”, ujar wanita yang juga menjadi kepala Unit Pelayanan Terpadu Mahasiswa dan Mata Kuliah Umum (UPTM-MKU) USM ini.

“Kami juga mengirim alumni-alumni dan dosen-dosen kami untuk mengikuti penataran dan ToT (Training of Trainer) di LEMHANAS untuk memperkuat wawasan kebangsaan di kampus kami”, tambahnya.

Iswoyo, selaku narasumber menyampaikan pujian bagi mahasiswa yang antusias mengikuti kuliah umum ini.

“Mereka sangat bersemangat tadi mengikuti diskusi dan aktif,” ujar pria yang pernah menjabat Wakil Rektor III USM ini.

“Saya coba menggali wawasan kebangsaan mahasiswa-mahasiswa ini dengan mendiskusikan empat pilar yaitu Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 45 atau yang bisa disingkat PBNU,”ucapnya.

Dalam kuliah umum, merek berdiskusi kelompok dan terus mencoba menggali empat belas butir tafsiran empat pilar itu, lalu kemudian mengkerucut menjadi tiga, menjadi dua, dan menjadi satu yaitu gotong royong dan persatuan.(Mushonifin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here