Tumpukan Sampah di Pinggir Jalan Tentara Pelajar, Ganggu Pengguna Jalan

Tumpukan sampah dan berserakan di tepian jalan menjadi pemandangan tak menyenangkan saat melintas di jalan Tentara Pelajar Purin Kecamatan Patebon. ( foto dye/sigijateng.id)

SIGIJATENG.ID, Kendal – Tumpukan sampah di sepanjang jalan Tentara Pelajar sekitar lingkar Purin Kecamatan Patebon menjadi pemandangan yang tidak indah dilihat. Mirisnya lagi, serakang dan tumpukan sampah itu tepat berada di dibawah rambu papan himbauan atau larangan dari dinas terkait agar tidak membuang sampah di lokasi tersebut.

Bau tak sedap selalu menyengat bagi para pengguna jalan yang melintas jalan Tentara Pelajar tersebut. Tak hanya bau, jika angin kencang tak sedikit sampah kertas maupun plastik beterbangan. Sehingga mengganggu dan membahayakan keselamatan bagi pengguna jalan.

Prayitno (43) pengguna jalan warga Kendal ini mengaku sangat terganggu dengan keberadaan sampah yang berserakan dan menumpuk di sepanjang tepian jalan Tentara Pelajar tersebut. Sebab, selain bau tak sedap juga sangat mengganggu pengguna jalan yang tengah melintas jika terkena sampah plastik atau kertas yang beterbangan.

“Jelas sangat mengganggu, sebab sampah plastik terutama yang dtidak bisa terurai ini saat angin kencang banyak yang beterbangan ke jalan. Bahkan bau menyengat dan tidak sedap ini bisa mempengaruhi kesehatan,” ucap dia yang baru saja melintas di jalan tersebut, Selasa (20/8/2019).

Dia mengungkapkan, tumpukan sampah disepanjang tepian jalan Tentara Pelajar tersebut dimungkinkan dilakukan oleh warga sekitar maupun dari luar pada malam hari. Sebab, kondisi jalan jika malam hari sepi. Sehingga, mereka leluasa membuang sampah tersebut.

“Bisa jadi mereka yang membuang sampah itu pada malam hari, sebab kondisi jalan sepi. Sehingga mereka dengan bebas dan leluasa membuang sampah itu di tepian jalan,” bebernya.

Senada dikatakan Arfian (41), keberadaan sampah yang menumpuk dan berserakan ditepian jalan sekitar jalan Tentara Pelajar Purin Kecamatan Patebon itu dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Kepedulian terhadap lingkungan rendah, serta karakter orangnya memang tidak memiliki tanggungjawab yang baik.

“Sangat ironis, tumpukan sampah di tepian jalan tersebut tepat berada di sekitar papan himbauan dan larangan dari dinas terkait yakni Dinas Lingkungan Hidup. Seakan, pelaku pembuangan sampah ini memang tidak memiki tanggung jawab kepedulian terhadap lingkungan rendah,” tandasnya.

Padahal dengan jelas terkait hal itu ada ketentuan sanksi pidananya. Seperti yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Kendal No. 13 tahun 2012 tentang pengelolaan sampah Bab XXII Pasal 58 ayat 2 berbunyi “Setiap orang yang dengan sengaja membuang sampah di jalan umum, tempat umum, perairan umum, dan atau badan air penerima, pantai dan laut, selokan, parit, taman dan halaman orang lain dipidana dengan [idana kurungan paling lama enam (6) bulan atau denda paling banyak Rp. 50.000.000,- ,  (Dye)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here