Tingkatkan Minat Baca, Perpustakaan Nasional RI Sumbang Komputer dan Ribuan Buku

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kendal menggelar Stake Holder Meeting Kendal bertema Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial yang dilaksanakan di Aula setempat di Jalan Pemuda Nomor 39 A Kendal, Rabu (7/8/2019). ( foto dye/sigijateng.id)

SIGIJATENG.ID, Kendal –Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kendal beserta enam desa di Kabupaten Kendal menerima bantuan komputer dan ribuan eksemplar buku dari Perpustakaan Nasional RI. Adanya bantuan berupa komputer dan buku ini mampu meningkatkan minat membaca pada masyarakat di seluruh Kabupaten Kendal. 

Salah satu desa penerima bantuan adalah desa Desa Kedungasri. Kades  Kedungsri  Achmat Supriyanto mengatakan, bantuan tiga unit komputer dari Perpustakaan Nasional RI sudah ia terima dua pekan silam.  Selain komputer pihaknya juga akan menerima 1.000 eksemplar buku. Hanya saja untuk buku tersebut belum diterimamya. “Bantuan komputer itu kami letakkan di balai desa. Warga yang akan menggunakan kami persilakan terutama untuk hal-hal yang positif. Sedangkan koleksi buku yang kami miliki saat ini sangat terbatas, hanya sekitar 300 buku,” ucapnya, Rabu (7/8/2019). 

Sementara itu, Kepala Dinarpus Kendal, Diah Aning Budiarti mengatakan, enam desa penerima bantuan tersebut yakni Desa Plososari, Galih, Purworejo, Kedungasri, Gedong, dan Kedungsari yang semuanya tersebar di empat wilayah kecamatan. 

“Masing-masing desa mendapatkan tiga unit komputer dan 1.000 eksemplar buku. Dinarpus Kendal juga mendapatkan tiga komputer, 1.000 buku dan server,” kata dia seusai acara Stake Holder Meeting Kendal bertema Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial yang digelar di Aula Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kendal di Jalan Pemuda Nomor 39 A Kendal. 

Menurutnya, membaca tidak sekadar menggunakan buku. Keberadaan internet bisa membantu masyarakat mengetahui lebih luas tentang peristiwa yang terjadi di luar daerah bahkan di luar negeri. Pihaknya berusaha memfasilitasi kebutuhan masyarakat.

“Dengan begitu bisa dilakukan koordinasi dengan OPD terkait akan kebutuhan yang diinginkan masyarakat. Ujungnya yakni bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya. (Dye) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here