Terprovokasi, 4 Siswa Asal Papua Pulang Kampung Tanpa Pamit

Ilustrasi : SMKN 1 Kedawung Sragen. ( foto ist/sigijateng.id)

SIGIJATENG.ID, Sragen – Buntut kerusuhan di Papua berimbas ke Kabupaten Sragen. Sebanyak empat orang siswa asal Papua kabur dari sekolah SMK Negeri 1 Kedawung, Sragen. Mereka yang diduga kena provokasi mahasiswa seniornya yang kuliah di Jogja, nekat pulang ke Papua. 

Kepala Sekolah SMK 1 Kedawung Taryono menyampaikan di SMK Negeri 1 Kedawung terdapat tujuh siswa asal Papua yang belajar di lembaga tersebut. Namun setelah ada kabar kerusuhan yang mencekam di Papua, empat siswa diantaranya pulang ke kampung halaman tanpa pamit, sejak Selasa (3/9/2019) lalu.

Dia menjelaskan siswa yang pulang, diantaranya  satu siswa kelas X, dua kelas XI dan satu siswa kelas XII. Mereka pulang tanpa ijin dari sekolah. Lantaran sekolah sendiri memang tidak memberi lampu hijau untuk pulang. Akhirnya mereka hanya pamit melalui pembimbingnya.

Pihaknya sudah berupaya mencegah dan tidak mengijinkan para siswa itu untuk pulang ke Papua. Selain itu keberadaan warga Papua di Sragen juga dijamin aman. ”Siangnya sudah ada jaminan soal keberadaan mereka di sini aman-aman saja,” terangnya, Jumat (6/9/2019).

Namun diperkirakan mereka mendapat provokasi dari mahasiswa asal Papua yang kuliah di Jogja. Lantas mereka termakan provokasi dari dua orang seniornya untuk kembali ke Papua. ”Pada malam hari mereka kedatangan Mahasiswa dua orang asal Papua yang kuliah di Jogja,” ujarnya.

Selain mengajak untuk pulang, Mahasiswa yang datang tersebut juga menakut-nakuti. Seperti menceritakan kondisi di Papua kondisi rusuh. Kondisi di jawa tidak aman. Selain itu, juga memprovokasi untuk menghindari aparat kepolisian. ”Disampaikan seolah-olah disini tidak aman, dan kalau ketemu polisi suruh lari,” terangnya.

Pihaknya menyayangkan provokasi yang diberikan pada para siswanya. Karena pada paginya mereka senang dan tenang untuk belajar. Setelah mendapat provokasi itu menjadi ketakutan dan mengkhawatirkan keluarga mereka yang berada di Papua.

Pihak sekolah pun terus memantau kondisi para siswa yang kembali ke Papua. Ada yang naik kapal dan masih dalam perjalanan. Selain itu ada siswa yang naik pesawat dan sudah sampai di Timika. Menurutnya para siswa Papua yang pulang akan kembali ke Sragen sekitar sebulan lagi setelah kondisi di Papua semakin kondusif.

Terpisah, Plt Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sragen Heru Martono menyampaikan bahwa di wilayah eks karisidenan Solo, semua warga papua dijamin keamanannya. ”Kalau kabar ada siswa yang pulang akan kami telusuri, tapi di Sini dipastikan warga Papua aman,” terangnya. (santo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here