Takut Lintas Tanpa Palang Siswa Buat Alarm KA Lewat

Model temuan alarm lintasan tanpa palang KA. (santo)

SIGIJATENG.ID, Sragen-Sering terjadinya kecelakaan maut di perlintasan Rel Kereta Api tanpa palang pintu di Wilayah Sragen, membuat keprihatinan sejumlah masyarakat luas. Hal ini juga ikut memancing ide Kreativitas sejumlah pelajar yang setiap hari melintasi perlintasan tanpa palang pintu tersebut.

Salah satu langkah alternatif dan penemuan dilakukan Siswa dan Siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 8 Sragen yakni Yogi Trisaputro (14) dan Haya Nur Fadila (13) dua pelajar yang sering mengikuti ekstrakurikuler robotika ini menemukan alarm alternatif untuk perlintasan kereta api tanpa palang pintu di sepanjang jalur Kaliyoso, Kabupaten Karanganyar–Sumberlawang, Kabupaten Sragen.

Alarm ini juga cukup unik dan menarik, sistem kerja temuan ini adalah sebelum Kereta Api akan melintasi perlintasan tanpa palang pintu berjarak 1 Km’an, sensor Alarm dan Running test pada layar papan di perlintasan akan berbunyi dan muncul tulisan “Kereta api lewat harap berhenti, awas satu sepur hati hati “ sehingga masyarakat yang akan melintas mengetahui himbuan dan informasi yang diberikan alarm tersebut, akan berhenti hingga kereta api melintas.

Haya Nur Fadila menuturkan, bahwa hasil temuan dirinya bersama Yogi
Trisaputro sebagai salah satu bentuk keprihatinan dirinya, setiap hari dirinya bersama pelajar yang lain melintasi perlintasan tanpa palang pintu dengan rasa was – was ketakutan akan melintasnya Kereta api,”Kebetulan sekolah kami berada di barat rel perlintasan kereta api tanpa palang pintu, jadi kami membuat alat ini untuk membantu masyarakat dan teman teman kami yang akan melintasi perlintasan rel kereta api tanpa palang pintu,” jelasnya, Rabu (4/9/2019).

Dalam pembuatan alat ini Haya Nur Fadila membutuhkan waktu hampir satu bulan, dengan bahan bahan yang ada, seperti Kabel, batrey, layar LED, Rel kereta api mainan, Kereta api mainan, papan kayu, busa, Mobil mobilan, Pohon dan miniatur bangunan sekolah dan lain- lain.

Tidak hanya itu, sebelumnya prestasi membanggakan juga pernah diukir Haya Nur Fadila dirinya berhasil memenangkan Kompetisi Robotika Nasional tahun 2018 yang digelar di Kota Depok Jawa Barat, Haya Nur Fadila berhasil keluar menjadi juara 2 di Ajang bergensi yang selengarakan langsung oleh Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Direktorat Jendral Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.”Iya Allhamdulilah, semoga karya saya dan teman saya ini bisa bermangfaat bagi orang banyak,” harapnya.(santo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here