Stasiun Batang Resmi Dibuka Lagi, Wihaji; Bisa Dongkrak Wisatawan

Bupati Wihaji bersama jajarannya serta masyarakat Batang menikmati perjalanan kereta api, usai peresmian reaktivasi Stasiun Batang, Jumat (15/3/2019). (Foto : Dok. Humas Pemkab Batang)

SIGIJATENG.ID, Batang – Masyarakat Batang kini patut berbahagia, pasalnya keberadaan stasiun Batang yang sempat non aktif, kini diaktifkan lagi.

Stasiun Batang dahulu kerap menjadi sarana tujuan transportasi kereta api dari berbagai jenis KA. Namun selama empat tahun terakhir hanya dilalui saja, tanpa berhenti. Sekarang, di era kepimpinan Bupati Wihaji dan Wabup Suyono, per Jumat, 15 Maret 2019 direaktivasi , alias diaktifkan lagi dan bakal ada kereta yang berhenti di stasiun itu.

“Masyarakat Batang khususnya, sudah lama sekali menantikan dan mengharapkan reaktivasi ini. Sebab, selama empat tahun stasiun Batang ini vakum (non aktif). Per hari ini, masyarakat bisa menikmati layanan jasa transportasi kereta api tersebut,” kata Wihaji didampingi Wabup Suyono, Jumat (15/03/2019), di sela-sela peresmian reaktivasi Stasiun Batang.

Wihaji mengatakan aktifnya kembali stasiun Batang merupakan bentuk pelayanan publik alternatif terhadap moda transportasi masal untuk mempermudah masyarakat Batang maupun luar Batang yang hendak bepergian. 

“Kami Pemerintah Kabupaten Batang optimis, dengan aktifnya stasiun ini juga untuk mendukung kunjungan wisata Batang 2022 mendatang. Sebab, Batang memiliki banyak potensi destinasi wisata yang bisa menjadi sasaran tempat tujuan wisata, investasi dan bisnis,” terang Wihaji. 

Dalam reaktivasi ini, lanjut Wihaji, setiap harinya ditarget harus bisa menaikan penumpang sejumlah 60 orang. Bahkan, di hari itu pihaknya juga membawa rombongan OPD sebanyak 108 orang, serta penumpang umum yang mencapai 49 orang. 

Sementara itu, Wakil Ketua DAOP 4 Semarang PT. Kereta Api Indonesia, Danil mengatakan reaktivasi ini sebagai bentuk komitmen sinergitas antara Pemkab Batang dengan BUMN khususnya PT. KAI dalam memberikan pelayanan publik transportasi di Stasiun Batang. 

“Pada reaktivasi ini, kita melakukan ujicoba sebanyak enam kereta api. Yakni empat KA. Kaligung dan dua KA. Menoreh yang selanjutnya nanti akan kita evaluasi. Setiap harinya memang kita targetkan bisa menaikkan 60 penumpang,” jelas dia. 

Salah seorang penumpang asal Kandeman Batang, Andrianto mengaku senang dan mengucapkan terimakasih sekali pada Bupati Batang Wihaji dan Wabup Suyono yang telah mengaktifkan kembali keberadaan Stasiun Batang ini. 

“Jelas hal ini sangat membantu kami. Terlebih setiap hari saya berangkat bekerja ke Semarang. Ya berharap pada PT KAI, ada penambahan operasional waktu, sebab Stasiun Batang secara waktu sangat efisien dari pada harus ke Stasiun Pekalongan,” tukasnya. (Dye) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here