Shelter Baru BRT Trans Semarang di Bandara Ahmad Yani Diresmikan

Shelter baru BRT Trans Semarang di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang yang diresmikan Walikota Semarang, Senin (18/2/2019)

SIGIJATENG.ID, Semarang – Shelter baru Bus Rapid Transit (BRT) Kota Semarang yang terletak di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang Senin, diresmikan Wali Kota Semarang, (18/2/2019). 

Shelter Baru BRT Trans Semarang di Bandara Ahmad Yani Diresmikan

Kepala Badan Layanan Umum (BLU) UPTD Trans Semarang, Ade Bhakti Ariawan mengatakan Operasional armada Koridor V Bandara – Meteseh dimulai pukul 05.30 hingga 17.50 kemudian dilanjutkan BRT Bandara, dengan rute Bandara  Ahmad Yani – Simpanglima mulai pukul 18.00 hingga 24.00 WIB. Jarak antar armada 10-15 menit pada kondisi lalu lintas normal.

“Sejak dioperasionalkan pada 6 Juni 2018 hingga Desember 2018, BRT Koridor V total telah melayani 105.940 penumpang dari Shelter Bandara Ahmad Yani,”  ujar Ade Bhakti.

Ade menerangkan, pada bulan Juni dalam sehari rata-rata BRT melayani 378 penumpang, bulan Juli rata-rata melayani 421 penumpang per hari, bulan Agustus rata-rata melayani 511 penumpang per hari, bulan September rata-rata melayani 535 penumpang per hari, bulan Oktober rata-rata melayani 555 penumpang per hari, bulan November rata-rata melayani 561 penumpang per hari, bulan Desember rata-rata melayani 565 penumpang per hari.

“Untuk Harga tiket Trans Semarang rute Bandara tidak mengalami perubahan. Umum Rp.3500 dan pelajar/mahasiswa/KIA Rp.1000, kecuali hari Minggu dan hari libur nasional (sesuai dengan Peraturan Walikota Semarang nomor 16A tahun 2017)”, imbuhnya.

Shelter baru tersebut memiliki desain futuristik, berjarak 25 meter tepat di depan pintu kedatangan bandara di mana sebelumnya berada di sisi kiri pintu kedatangan berjarak 30 meter.

Direktur Operasi PT Angkasa Pura I (Persero) Wendo Asrul Rose mendukung adanya shelter BRT Trans Semarang di area Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani. 

Hal ini merupakan bentuk pelayanan kepada pengguna jasa bandara dan masyarakat Semarang pada umumnya terkait aksesibilitas dari dan menuju Bandara Jenderal Ahmad Yani. 

“BRT Trans Semarang Koridor V dengan rute Bandara-Mateseh dan Bandara-Simpang Lima ini merupakan perwujudan integrasi antarmoda transportasi sehingga diharapkan dapat memberikan pilihan kenyamanan dalam mengakses bandara,” tukasnya. (dian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here