Seorang Bocah Tercebur Sumur 20 Meter, Evakuasi Berlangsung Dramatis, Kok Bisa?

Upaya evakuasi terhadap seorang bocah, korban terjatuh didalam sumur sebuah rumah yang dilakukan petugas gabungan berlangsung dramatis, Senin (9/9/2019). ( Foto dok BPBD Kendal, Sigijateng)

SIGIJATENG.ID, Kendal – Duka mendalam dirasakan warga Dukuh Klangsen Desa Sumberejo Kecamatan Kaliwungu Kendal. Tangis keluarga pecah begitu mendengar salah satu putranya tewas akibat tercebur dalam sebuah sumur dibelakang rumah sedalam 20 meter, Senin (9/9/2019).

Proses evakuasi terhadap korban pun berlangsung dramatis, sebab membutuhkan waktu hingga dua jam kemudian. Korban yang berhasil dievakuasi oleh petugas BPBD Kendal dan Basarnas serta SatpolDamkar Kendal itu, kondisinya sudah yak bernyawa.

Dari informasi yang diperoleh, korban berinisial MIA, bocah laki laki usianya 4,5 tahun ini (4,5) bermain sendirian di belakang rumah tetangga. Padahal saat demikian  menginjak asbes penutup sumur. Bocah ini pun  langsung terperosok jatuh ke dasar sumur yang sempit sedalam 20 meter.

Menurut penuturan Subekhi warga setempat, saat itu dirinya yang tengah memperbaiki rumah mengaku tidak melihat korban masuk kedalam rumah dan bermain di belakang. Namun, terdengar bunyi benda jatuh ke dalam sumur yang hanya tertutup asbes.

“Sama sekali saya tidak melihat ada anak yang main di belakang. Saat itu, saya memang tengah memperbaiki rumah, tiba-tiba terdengar suara seperti ada benda jatuh di dalam sebuah sumur. Begitu saya lihat, ternyata penutup sumur dari asbes sudah terbuka dan berlubang,” ucapnya.

Kabar adanya seorang bocah terjatuh di sumur sontak membuat geger warga kampung setempat. Petugas BPBD, Polsek Kaliwungu, Basarnas, Satpoldamkar yang mendapat informasi langsung menuju ke lokasi dan berusaha mengevakuasi korban.

Petugas sempat kesulitan mengangkat jasad korban karena tenggelam di dasar sumur di kedalaman 20 meter dan kondisi sumur sangat sempit. Dengan hati-hati, petugas secara bergantian masuk ke dalam sumur sebab posisi korban tidak terlihat.

Kasi Dalops Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kendal, Saeful Huda mengatakan proses evakuasi memakan waktu kurang lebih hampir 30 menit. “Dua kali dilakukan upaya evakuasi dari dalam sumur dan akhirnya berhasil mengangkat korban dalam kondisi sudah meninggal dunia,” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Kaliwungu AKP Akhwan Nadzirin mengatakan sumur yang rendah hanya ditutup asbes tanpa diberi tanda apapun. Saat kejadian, orang tua korban juga tidak ada di rumah sedang bekerja. “Diduga korban saat bermain di sekitar sumur menginjak asbes penutup sumur dan terperosok ke dalam sumur,” jelasnya.

Korban yang sudah berhasil dievakuasi kemudian dibawa menuju ke Rumah Sakit Umum Daerah dr Soewondo Kendal untuk di visum. Selajutnya diserahkan ke keluarga korban untuk segera dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat. (Dye)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here