Sensasi Liburan Bersama Sanggar Aksara, Belajar Budaya dengan Mengelilingi Dunia

Anak-anak bernyanyi dan menari bersama pada sesi citizen of the world party dengan mengenakan busana adat negara-negara di dunia. (foto: taufiq/sigijateng.id)

SIGIJATENG.ID, Semarang – Sanggar Aksara Children Enrichment Center, Semarang hadirkan program holiday untuk anak-anak usia 1 hingga 10 tahun. Program yang berjalan 2 minggu itu dibuka untuk mengisi liburan sekolah anak.

Hadir dengan konsep “around the world”, lembaga pendidikan yang terletak di Jalan Taman Beringin No. 19 Semarang ini mengajak anak-anak untuk berkeliling ke negara-negara di dunia untuk belajar budaya mancanegara.

CEO Sanggar Aksara, Endinda Krista mengatakan pada kesempatan ini anak-anak dapat experience yang lebih. Karena selama ini anak-anak belajar dunia dari buku sekolah. Di sini mereka akan bener-bener merasakan budaya yang ada di luar negeri.

“Sudah 30 negara yang dikunjungi, Mulai dari pergi ke Jepang belajar membuat sushi, ke India belajar menari Bollywood, ke China membangun Great Wall, ke Amerika bermain cowboy hingga membuat kincir angin di Belanda,” paparnya.

Menurutnya, belajar secara langsung keliling dunia disertai dengan praktek itu bagus untuk emosi anak. Dengan mereka berekspresi, itu bagus untuk melatih emosi anak. Selain itu dengan mengetahui budaya lain, anak juga akan semakin mencintai budayanya sendiri.

Ia menambahkan, rangkaian acara ini juga di isi dengan kegiatan story telling, rhyme time, costume parade dan flash mob, lomba packing. Ditambah ada kelas Bahasa asing yang dapat diikuti secara gratis, mulai kelas Bahasa Jerman, Mandarin, Italia, Thailand, Belanda hingga Russia. 

Sedangkan perayaan puncaknya, Sanggar Aksara mengadakan Citizen of The World Party pada hari ini, Sabtu (13/07/19) yang dibuka untuk umum. Pada acara ini, anak-anak diharuskan memakai dresscode adat negara-negara di dunia. 

“Untuk menutup citizen of the world party anak-anak akan menikmati holy festival di luar ruangan. Festival ini berasal dari India, di mana anak-anak akan saling melempar bubuk warna-warni dan akhirnya saling memaafkan satu sama lain,” ujarnya.

Rencananya, program holiday kali ini akan adakan setiap tahun tetap dengan konsep berkeliling ke berbagai penjuru dunia untu belajar adat dan budaya masyarakat mancanegara. (Taufiq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here