Semarang Bridge Fountain Tidak Menyala, Ini Penjelasan DPU

Semarang Bridge Fountain

SIGIJATENG.ID, Semarang – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang Iswar Aminuddin menegaskan, Semarang Bridge Fountain yang ada di kawasan Banjir Kanal Barat  Semarang menyala dalam pekan lalu bukan karena rusak, tapi karena dilakukannya pemeliharaan.

Iswar menerangkan pemeliharaan yang dilakukan DPU Kota Semarang adalah membersihkan intake atau pipa masuk dan membersihkan mesin. Dimana sebelum dilakukan pemeliharaan, pipa dan mesin dipenuhi lumpur akibat hujan.

“Pemeliharaan memang dilakukan tidak terjadwal, tetapi sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi alam. Kemarin, curah hujan tinggi. Kiriman air  dari atas membawa lumpur lalu masuk ke intake oleh karena itu kami bersihkan,” ujar Iswar, Jumat (15/3/2019).

Terkait pompa, standar operasional pompa Semarang Bridge Fontain tidak seperti pompa pada umumnya. Namun, Pompa air mancur ini harus selalu dipastikan dalam kondisi baik, sebelum terjadi kerusakan yang parah.
Selain dilakukan pemeliharaan mesin, Iswar juga berencana akan memperbesar kapasitas speaker Semarang Bridge Fountain agar dapat terdengar lebih jelas oleh masyarakat yang menyaksikan air mancur menari ini. 

Saat ini ada sekitar empat speaker yang berada di tepi jalan. Namun, speaker tersebut dinilai memiliki suaranya sangat kecil, sehingga gaungnya kurang didengar masyarakat.
“Penambahan speaker untuk Semarang Bridge Fountain masih dalam perencanaan teknis, kami belum dapat memastikan akan menambah berapa speaker. Anggaran masih dalam perhitungan. Paling tidak kami akan anggarkan speaker yang dapat didengar masyarakat sekitar,” tukasnya.

Sesuai jadwal, Semarang Bridge Fountain dioperasionalkan setiap Jumat pukul 19.30 WIB hingga pukul 20.00 WIB dan Sabtu pukul 19.30 WIB hingga 20.00 WIB dan pukul 21.00 WIB hingga 21.30 WIB. (dian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here