Sahabat Lestari Prihatin Hasil Panen Padi Desa Kedunguter Karangtengah Demak Menurun

Sahabat Lestari saat menyambangi para petani yang sedang memanen padi di Desa Kedunguter Karangtengah Demak, Sabtu (23/2/2019)

SIGIJATENG.ID, Demak –  Sahabat Lestari, yang merupakan komunitas binaan Lestari Moerdijat menyambangi para petani di Desa Kedunguter, Kecamatan Karangtengah, Kab Demak, Sabtu (23/2/ 2019).  Duta Sahabat Lestari bertemu dengan para petani yang sedang memanen padi di sawah. Bahkan, duta Sahabat Lestari Raeshard Octaviansha juga ikut menjajal mesin panen yang otomatis menghasilkan gabah.

Duta Sahabat Lestari, Raeshard Octaviansha, dalam rilisnya ke sigijateng.id mengatakan, luasan sawah di Desa Kedunguter, Kecamatan Karangtengah, Kab Demak mencapai 40 hektar. Masa panen biasanya mulai bulan Desember hingga Februari,  lalu Maret hingga Juli.

“Di desa itu ada enam kelompok tani. Kali ini kami turut serta dalam panen kelompok Tani Makmur, milik Pak Tasripah,” kata Raeshard Octaviansha.

Dikatakan Raeshard Octaviansha, dengan mengandalkan alat tersebut, petani dapat memanen padi lebih cepat. Biasanya, setiap bahunya (sebutan petak padi) bisa menghasilkan padi antara empat sampai lima ton, namun dia mendengar dari pengakuan petani hasil panen padi kali ini tidak sebagun tahun-tahun kemarin. Disisi lain, petani sedikit mengeluhkan tentang kondisi infrastruktur jalan, karena jalan yang akses ke sawah belum diaspal sepenuhnya.

“Infrastruktur menjadi penting. Lantaran jalan yang untuk akses sawah tersebut belum aspal sepenuhnya, membuat gerandong (mobil untuk angkut gabah) terbatas untuk membawa hasil panen dari sawah. Kami juga ikut prihatin, karena panen padi kali ini menurun,” ucap Raeshard Octaviansha.

Disisi lain, Ragil, salah satu warga Desa Kedunguter menyayangkan panen kali ini tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya karena hama. “Hasil panen kali ini menurun, tidak sebanyak tahun-tahun kemarin. Padinya diserang hama,” kata Ragil. (aris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here