RSI Sultan Agung Dampingi Warga Terboyo Kulon Maksimalkan Potensi Tempat Wisata Religi

Penandatanganan program kerjasama kampung sejahtera RSI Sultan Agung disaksikan oleh Camat Ali Muhtar (tiga dari kiri) bersama lurah Terboyo Kulon.

SIGIJATENG.ID, Semarang – Berada di wilayah yang secara ekonomi menguntungkan, tapi penduduknya belum bisa menggali potensinya secara maksimal. Seperti itulah yang terjadi di lingkungan warga Terboyo Kulon Genuk Semarang.

Di wilayah itu ada tempat wisata religi terkenal yang setiap hari selalu dihadiri ribuan peziarah, yaitu masjid dan makam Syeh Jumadil Kubro, namun sejauh ini belum digarap dengan maksimal, sehingga secara ekonomi juga belum menguntungkan.

Pelatihan membuat kerupuk oleh trainer berpengalaman. Peserta yang mayoritas ibu-ibu juga di ajari untuk metode pemasaran.

Melihat fenomena itu, RSI Sultan Agung di Jalan Raya Kaligawe Semarang yang berada tidak jauh dari tempat itu, melakukan pendampingan kepada warga Terboyo Kulon Genuk lewat pemberdayaan ekonomi kreatif.  RSI Sultan Agung melakukan program kerjasama kampung sejahtera (PKS) dengan warga Terboyo Kulon. Acara ceremony program sudah dilakukan kantor kelurahan Terboyo Kulon belum lama ini.

“Potensi luar biasa dengan adanya makam Syekh Jumadil Kubro. Setiap hari bisa dilihat lokasi itu dikunjungi sejumlah bus, sehingga ini bisa menjadi peluang bagi warga setempat” lanjut Dirut dr H Masyhudi AM, M.Kes dalam ceremony program.

Ibu-ibu peserta pelatihan kerupuk sangat antusias

Dr Masyhudi memaparkan, ini bentuk kepedulian rumah sakit kepada warga, terutama di Terboyo Kulon. Program ini sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan dengan tiga pilar. Yakni ilmu (pendidikan), rezeki (pemberdayaan ekonomi) dan kesehatan. 

Sementara itu, Camat Genuk, Ali Muhtar mengapresiasi program tersebut. Dia menyebut, wilayah Terboyo Kulon hanya dihuni sekitar 167 Kepala Keluarga dengan 615 penduduk. 

Mata pencaharian warga setempat sebagian besar petani tambak. Karenanya, pelatihan-pelatihan yang mengarah kepada UMKM dinilai sangat bermanfaat. 

“Kami berharap, bantuan ini mampu mengangkat taraf hidup warga. Dengan pelatihan semacam ini, warga bisa membuat sesuatu yang bisa dijual, karena sebetulnya wilayah di sini memiliki potensi besar, terutama wisata religi,” kata Ali. (aris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here