RSI Muhammadiyah Kendal Siapkan Instalasi Gawat Darurat Ruang Pasien Disaster

Rumah Sakit Islam (RSI) Muhammadiyah Kendal menyelenggarakan acara Soft Opening Instalasi Gawat Darurat (IGD), Selasa (1/10/2019). (foto dye/sigijateng.id)

SIGIJATENG.ID, Kendal – Tingkatkan layanan masyarakat dalam hal penanganan kesehatan, tahun 2020 mendatang Rumah Sakit Islam (RSI) Muhammadiyah Kendal menargetkan bakal menambah 10 dokter spesialis.

“Saat ini sudah ada sekitar 30 dokter spesialis, maka di tahun 2020 mendatang menjadi 40 dokter spesialis dengan 40 jenis pelayanan,” kata Direktur RSI Muhammadiyah Kendal, dr. Suhadi, Sp.An. usai acara Soft Opening Instalasi Gawat Darurat (IGD), Selasa (1/10/2019).

Menurutnya, saat ini sedang dilakukan persiapan khusus dibidang pelayanan spesialis Jantung dan bedah saraf. “Insyaallah, di akhir tahun ini nanti sudah siap dan bisa melayani,” tuturnya.

Ia menyampaikan, dibukanya Gedung IGD baru tersebut sengaja disiapkan untuk pasien disaster dan pasien korban musibah lainnya. Ruang IGD ini ada 32 bed beserta perlengkapannya. Selain itu juga disiapkan ruang disaster dengan 70 bed dan perlengkapannya.

“Jadi ruang disaster ini untuk persiapan jika sewaktu-waktu terjadi bencana atau kecelakaan massal. Apalagi dengan adanya jalan yang sering terjadi kecelakaan. “Sebab, boleh dikata hampir tiap hari RSI menerima pasien korban kecelakaan tol,” tandasnya.

Oleh RSI Muhammadiyah Kendal, IGD yang baru ini rencananya baru bisa dibuka dan siap melayani mulai pertengahan Oktober 2019 besok. Setiap harinya, nanti akan ada petugas baik dokter speaialis maupun perawat akan on stay di IGD tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kendal, Ferinando Rad Bonay mengatakan dengan bertambahnya fasilitas dan kapasitas IGD yang baru ini, tentu sangat membantu pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Kendal.

Menurutnya, di Kabupaten Kendal sendiri idealnya harus tersedia sebanyak 1.000 bed, namun saat ini sudah ada 750 bed. “Meski belum memenuhi jumlah ideal, tapi sudah cukup untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Kami berharap, RSI Muhammadiyah juga mengembangkan rumah sakit di wilayah atas, seperti di Boja dan Sukorejo,” tuturnya.

Pihaknya merasa senang dengan program yang dimiliki RSI Muhammadiyah Kendal dalam hal membantu pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Kendal khususnya. “Sehingga, warga Kendal jika berobat dan membutuhkan layanan medis kesehatan tidak perlu ke kota besar seperti di Semarang,” pungkasnya. (Dye)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here