Pusing Dituntut Cerai, Suami Ancam Bunuh Istri dengan Pisau, Diborgol Polisi

Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono barang bukti pisau dan tersangka yang mengancam membunuh istrinya dalam gelar perkara. ( foto ist/sigijateng)

SIGIJATENG.ID, Salatiga – Diduga emosi karena tidak tahan mendengar istrinya selalu merengek minta cerai, ASC (35) warga Jalan Cempaka Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Masalah keluarga yang dihadapi tidak mampu diselesaikan secara baik-baik, justru ia nekat mengancam istrinya LHA (33) dengan menggunakan pisau dapur. Ancaman tersebut membuat istrinya ketakutan hingga melaporkan kejadian tersebut ke Polres Salatiga.

Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono mengatakan, tersangka sengaja membawa pisau dapur lalu mencari istrinya pada Senin (5/8/2019) pagi, saat istrinya keluar dari warung di sekolahan tempat jualannya. Tersangka langsung menggancam menggunakan pisau dapur dan mengatakan jika istrinya masih saja meminta cerai maka akan mati.

“Tindakan nekat tersangka masuk unsur tindakan Kekerasan  Dalam Rumah Tangga (KDRT). Tersangka kita jerat Pasal 2 UU Darurat No 13/ 1951 atau Pasal 335 KUHPidana atau Pasal 44 UU RI No 23/2004 tentang (KDRT. Ancaman hukumannya selama 12 tahun penjara,” ujar AKBP Gatot Hendro Hartono didampingi Kasat Reskrim AKP Suharta dan Kasubbag Humas AKP Djoko Lelono, dalam gelar perkara ini Polres Salatiga, Rabu (7/8/2019).

Tersangka Adhi Susetyo dalam pengakuannya, mengatakan, saat kejadian ia bingung terus-menerus dituntut istrinya yang minta cerai. Kemudian muncul pikiran untuk membuat istrinya diam dengan menakut-nakuti menggunakan pisau dapur.“Berkali-kali istri saya menuntut cerai karena saya hampir enam bulan tidak kerja. Bahkan, istri saya juga mengatakan jika sudah tidak cocok dan tidak kuat lagi hidup bersama saya. Dari sini, saya bingung harus berbuat apa,” aku bapak dengan dua orang anak ini dengan nada menyesal. (rizal) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here