Proyek Pembangunan 2018 di Kendal Diresmikan, Ini Pesan Bupati Mirna untuk Warganya

Bupati Kenda dr Mirna Annisa bersama Wabup Masrur Masykur, Kapolres Hamka Mappaita, Dandim 0715 Kendal serta jajarannya menekan tombol sirine sebagai simbol diresmikannya hasil pembangunan TA. 2018, Kamis (31/1/2019) (foto dye/sigijateng.id)

SIGIJATENG, Kendal – Sebanyak 255 proyek pembangunan di Kabupaten Kendal tahun anggaran sudah rampung dikerjakan dan sudah disahkan secara resmi oleh Bupati dr Mirna Annisa M.Si pada Kamis (31/1/2019) siang. 

Peresmian dilakukan di halaman Kantor Tempat Pelelangan Kayu (TPK) Gambilangu Desa Sumberejo, Kaliwungu, persisnya di sebelah utara tugu perbatasan kota antara Kabupaten Kendal dan Kota Semarang. 

Hadir dalam peresmian itu antara lain Wabup Masrur Masykur, Sekda Moh Toha, Kapolres AKBP Hamka Mappaita, dan kepala BUMN/BUMD serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Kendal. 

Bupati Mirna mengatakan, jika pemkab akan terus membangun untuk masyarakat Kabupaten Kendal. Pembangunan itu bukan hanya suatu program pokok pemkab saja, namun merupakan sebuah tanggung jawab bersama. 

Dirinya berpesan dan mengajak pada semua lapisan masyarakat Kendal sekiranya ikut menjaga dan merawat seluruh hasil proyek pembangunan yang sudah dibangun oleh pemerintah. 

“Peresmian ini bukan hanya sekadar kegiatan rutin saja, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab bersama untuk terus membangun Kabupaten Kendal demi kesejahteraan masyarakat,” terang Mirna. 

Tugu Kendal Permata Pantura hasil pembangunan 2018 berdiri megah dan cantik di perbatasan wilayah Kendal dan Kota Semarang

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kendal, Tavip Poernomo menyampaikan anggaran belanja langsung Kabupaten Kendal tahun anggaran 2018 sebesar Rp 1,013 triliun yang digunakan untuk 2.139 dan terbagi atas empat bidang. 

Diantaranya bidang pemerintahan, perekonomian, pembangunan, dan kesejahteraan rakyat. Ada sebanyak lima pembangunan yang secara simbolis diresmikan oleh Bupati Kendal dr Mirna Annisa M.Si pada kesempatan ini.  Yakni pembangunan gapura atau tugu batas kota Kendal-Semarang, Pasar Sidorejo, Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) UMKM, gedung rawat inap di RSUD Dr Soewondo Kendal, dan gedung Puskesmas Ngampel. 

“Proyek pembangunan tersebut berdasarkan atas Perda Kendal Nomor 21 Tahun 2018 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Kendal,” tandas Tavip Poernomo.  (Dye) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here