Prie GS; ASN Wajib Miliki Public Speaking

Budayawan Prie GS saat menularkan ilmu kepada puluhan ASN di lingkungan Pemkab Kendal dalam acara Seminar Peningkatan Kompetensi ASN di Pendopo Kab Kendal, Senin (18/2). ( foto dye/sigijateng.id)

SIGIJATENG.ID, Kendal – Peran public speaking dalam pengembangan karir Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintahan Kabupaten Kendal menjadi faktor utama dalam hal layanan terhadap masyarakat. 

Bupati dr. Mirna Annisa mengatakan, ASN sebagai agen pemerintah harus bisa menyampaikan pesan pemerintah dengan bahasa yang enak di dengar dan mudah dipahami. 

“Agar tidak terjadi miskomunikasi dalam menyampaikan pesan pemerintah, maka ASN perlu membangun dirinya dengan belajar untuk meningkatkan kompetensinya,” kata Mirna Annisa, dalam Seminar Peningkatan Kompetensi ASN di Pendopo Kab Kendal, Senin (18/2/2019). 

Menurutnya, berbicara dengan orang lain atau berbicara di hadapan publik dengan luwes dan enak di dengar itu tidak mudah, sebab tiap orang memiliki karakter, kultur yang beragam. 

“Untuk bisa menyampaikan hal-hal yang kongkrit dan mudah dicerna juga perlu belajar, maka manfaatkan dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Mirna berharap, agar ASN fokus menjalankan tugas dan fungsinya serta memastikan keberadaannya di masyarakat serta mengutamakan pelayanan terhadap masyarakat.

“Maksimalkan tupoksi dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Terlebih, progres capaian selama tiga tahun ini juga berkat kerja sama yang baik antar semua ASN Pemkab Kendal,” terangnya. 

Menurut budayawan Prie GS, bahwa berkomunikasi itu harus menyenangkan, sehingga pesan yang disampaikan akan berkesan dan mudah dipahami. 

“Kadang omongan itu tidak begitu berperan, tapi yang penting tindakannya, sehingga perilaku harus benar-benar dijaga,” kata Prie yang hadir dalam acara itu. 

Sementara itu, Plt Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Pemkab Kendal, Sigit Sulistyo menambahkan, pengembangan kompetensi bagi ASN dilakukan paling sedikit 20 jam pelajaran dalam satu tahun. 

“Tujuannya untuk meningkatkan kualitas manajemen komunikasi di berbagai tempat dan situasi, sehingga penyampaian pesan ke atasan ataupun ke masyarakat dapat dilakukan secara terampil, terencana dan profesional,” tandasnya. (Dye)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here