Pilbup 2020, Bupati Mirna Fokus Tuntaskan Pekerjaan 5 Tahun Lebih Dulu

Bupati Mirna Annisa berdialog dengan masyarakat usai menjalankan ibadah sholat maghrib berjamaah bersama Forkompimda dan tokoh masyarakat di Masjid Ar Rahmah, Desa Pagersari Kecamatan Patean, Rabu (11/9) lalu.  

SIGIJATENG.ID, Kendal – Hingga di akhir masa jabatannya sebagai Bupati Kendal yang tinggal kurang dari hampir satu tahun ini, dr Mirna Annisa menyatakan diri akan lebih fokus  dahulu menyelesaikan tugasnya dalam memimpin Kabupaten Kendal yang masih menyisakan beberapa pekerjaan.

Pernyataan tersebut, disampaikannya dihadapan masyarakat usai ibadah sholat maghrib berjamaah bersama Forkompimda dan tokoh masyarakat di Masjid Ar Rahmah, Desa Pagersari Kecamatan Patean, Rabu (11/9) lalu.

Usai sholat berjamaah lalu digelar sesi dialog, masyarakat setempat meminta pada dirinya agar bersedia kembali maju dalam ajang pemilihan calon bupati yang akan digelar pada tahun 2021 mendatang untuk melanjutkan memimpin Kabupaten Kendal periode berikutnya.

“Saya masih harus menuntaskan pelaksanaan program pembangunan infrastruktur yang tinggal sedikit lagi selesai. Hal ini juga sesuai dengan harapan dari keluarga saya agar fokus dan konsen terlebih dahulu menyelesaikan tugas daripada befikir tentang Pilbub,” katanya.

Mirna menyampaikan, mengenai urusan Pilbup baginya belum begitu terfikir. Bahkan, sebagai seorang istri dari pihak suami yang juga menjadi seorang Kapolres di Kota Pekalongan saat ini belum memberikan ijin. “Jujur saya belum ada ijin dari suami, apakah boleh maju lagi atau tidak. Justru beliau menyarankan agar selesaikan dulu yang 5 tahun ini,” tuturnya.

Sementara itu, proses penyerahan dukungan untuk pendaftaran Bakal Calon Bupati (Bacabup) dari jalur Independen pada Pemilihan Bupati (Pilbub) Kendal 2020 nantinya akan dimulai pada tanggal 11 Desember 2019. Pada tanggal itu Bakal Calon Bupati jalur indepen harus sudah dapat mengumpulkan syarat dan jumlah dukungannya.

Terpisah, Ketua KPU Kabupaten Kendal Hevy Indah Oktaria mengatakan pasangan calon bupati dari dukungan parpol maupun dari jalur independen yang mendaftarkan diri akan dibuka pendaftaran pada tanggal 16 Juni hingga 18 Juni 2020 mendatang.

Hanya saja yang dari jalur independen harus menyerahkan berkas dukungan terlebih dahulu berupa Formulir Model B.1-KWK (formulir dukungan) disertai fotokopi eletronik dukungan yang nantinya untuk diverifikasi oleh KPU, baru nantinya keproses penetapan.

“Bakal calon Bupati Kendal dari jalur indepeden mengharuskan agar bisa memperoleh dukungan dari Masyarakat Kendal minimal sebanyak 7,5 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu 2019,” katanya, Jumat (13/9/2019).

Ia menambahkan selama proses penyerahan dukungan tersebut, pihaknya juga akan melakukan penelitian terhadap berkas yang dikumpulkan. Menurutnya hari terakhir penyerahan berkas dukungan paling lambat pada tanggal 5 Maret 2020.

“Kami pun juga akan cek apakah sudah terdaftar dalam DPT atau tidak, dan melakukan Verifikasi faktual secara langsung kepada warga yang memberikan dukungan, apakah benar-benar mendukung atau tidak, jika ada yang kurang maka akan kami sampaikan untuk diperbaiki,” imbuhnya.

Menurutnya jika sudah memenuhi syarat untuk mendaftar maka bakal calon bupati jalur indepen tersebut dapat melakukan pendaftaran. Pendaftaran tersebut dilakukan pada tanggal 16 Juni 2020 sampai tanggal 18 Juni 2020.

“Proses selanjutnya akan dilakukan proses pemeriksaan berkas pendaftaran Bakal Calon Bupati, tanggapan dari masyarakat, pemeriksaan kesehatan dan perbaikan berkas pendaftaran. Jika sudah dilalui semuanya maka proses selanjutnya penetapan calon bupati pada tanggal 8 Juli 2020,” pungkasnya. (Dye)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here