Penyelesaian Akhir Masih Buruk, PSIS Dapat 1 Poin dari Bhayangkara FC

Aksi pemain PSIS Safrudin Tahar saat melawan Bhayangkara FC, Selasa (20/8/2019). Skor akhir laga ini adalah 0-0. ( foto IG psisofficial)

SIGIJATENG.ID, Semarang – PSIS Semarang berhasil mencuri 1 poin saat melawan tuan rumah Bhayangkara FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Selasa (20/8/2019) sore. Laga ini adalah laga perdana bagi PSIS setelah tim kebanggaan wong Semarang ini dilatih pelatih anyar Bambang Nurdiansyah.

Sebetulnya PSIS berpeluang besar memenangkan pertandingan ini. Permaian PSIS dalam laga ini cukup bagus. Pergantian pelatih Nampak hasilnya. Apalagi setelah tuan rumah hanya bermain dengan 10 pemain sejak menit kek 56, karena Alsan Sanda mendapat kartu kuning kedua. Namun sayang, penyelesaian akhir (finishing touch) yang masih buruk, sejumlah peluang terbuang sia-sia.  Laga berjalan alot, hingga laga berakhir tanpa gol.

Sama-sama dilatih pelatih anyar,  Bhayangkara dilatih oleh pelatih sementara Yeyen Tumena dan PSIS oleh pelatih kepala Bambang Nurdiansyah, kedua tim sama-sama kesulitan sejak awal. Bhayangkara, kesulitan membongkar pertahanan lawannya kendati banyak menguasai bola.

Di menit-menit awal, Bhayangkara punya kans mencetak gol lewat Ramiro Fergonzi. Namun sundulannya masih melayang ke atas gawang Joko Ribowo. Sementara peluang tendangan bebas PSIS di menit ke-4 juga tak mampu mengarah ke gawang karena membentur pagar betis.

Di babak kedua, Bhayangkara masih kesulitan mencetak gol. Alsan Sanda mendapat kartu kuning keduanya pada menit ke-56. Pada menit ke-69, tendangan bebas Anderson Sales di depan kotak penalti masih melayang ke atas. Sementara PSIS juga berusaha menekan Bhayangkara, namun upaya Mahesa Jenar tak terlalu menyulitkan Anderson Sales dkk.

Di menit ke-82, Adam Alis nyaris membobol gawang PSIS. Dari luar kotak penalti, sepakan Adam hanya melenceng tipis ke sisi kanan gawang Joko Ribowo. Hingga laga bubar, skor 0-0 bertahan.

Hasil ini membuat Bhayangkara masih tertahan di peringkat 8 klasemen dengan raihan 18 poin dari 15 laga. Sementara PSIS berada di posisi ke-12 dengan 15 poin dari 14 laga.

Usai laga, pelatih kepala PSIS, Bambang Nurdiansyah, satu poin tersebut merupakan hasil yang cukup baik bagi Laskar Mahesa Jenar. Namun, meski demikian, pria berusia 58 tahun itu mengaku masih banyak PR yang harus dibenahi.

“Alhamduliillah, ini awal yang bagus buat kami. Tetapi, tentu saja masih ada banyak PR yang harus dibenahi. Semoga ke depannya kita bisa bermain lebih baik lagi,” ucap Bambang pada sesi postmatch press conference, Selasa (20/8/2019).

Kiper PSIS, Joko Ribowo, memberikan apresiasi kepada rekan-rekannya yang sudah sama-sama bekerja keras.

“Saya apresiasi kerja keras semua pemain, semoga ini menjadi awal kebangkitan kita dan ke depannya bisa lebih baik lagi,” kata Joko Ribowo. (Rizal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here