Pemkot Pekalongan Jalin Kerjasama dengan BINUS  Jakarta 

Pemerintah Kota Pekalongan menjalin Memorandum of Understadnign (MoU) dengan Universitas Bina Nusantara Jakarta dalam bentuk kerjasama pengabdian kepada masyarakat.

SIGIJATENG.ID, Pekalongan – Dorong perkembangan kota, Pemerintah Kota Pekalongan menjalin Memorandum of Understadnign (MoU) dengan Universitas Bina Nusantara Jakarta dalam bentuk kerjasama pengabdian kepada masyarakat. Penandatanganan MoU tersebut dilakukan di Ruang Amarta Setda Kota Pekalongan, Selasa (13/8/2019).

Bentuk pengabdian masyarakat tersebut di fokuskan di wilayah Krapyak, Pekalongan Utara yang sering dilanda rob serta menjadi wilayah dengan permasalahan kebersihan lingkungan. Sehingga, Pemerintah Kota Pekalongan melalui MoU tersebut, ingin menginisiasi wilayah Krapyak menjadi Daerah Urban Katalisator Perekonomian.

Wakil Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid SE menyampaikan apresiasi dan terimakasih sebanyak-banyaknya kepada seluruh pihak khususnya kepada seluruh jajaran akademisi Binus Jakarta yang menjadikan Kota Pekalongan sebagai lokasi wilayah binaan baru pada tahun 2019 melalui program Binus Bangun Desa yakni difokuskan di Kelurahan Krapyak Kecamatan Pekalongan Utara.

Diakui Afzan, pemilihan wilayah Krapyak ini sangat tepat mengingat Kelurahan Krapyak merupakan kawasan berpotensi namun terkendala karena adanya permasalahan sampah dan bencana rob yang sering melanda kawasan tersebut.

“Bentuk kongkrit yang akan dilakukan yaitu membangun Kedai Omah Jlamprang, dimana kedai tersebut menjadi wadah untuk dapat mengumpulkan UMKM. Selain itu, edukasi pelestarian lingkungan ini sangat bagus untuk membantu Pemkot mengatasi permasalahan sampah dan rob di Krapyak,” tegas Aaf, sapaan akrabnya.

Rektor Binus Jakarta, Prof Dr Ir Harjanto Prabowo MM, mengaku sangat senang dan bangga para Binusian dapat bekerjasama dengan Pemkot Pekalongan untuk membangun Kota Pekalongan lebih baik lagi.

“Tujuan MoU ini memang selain kami ingin membuat konsep ide pengembangan dari permasalahan yang terdapat di desa terkait, kami ingin mempersiapkan setiap Kajur/Kaprodi yang akan dilantik nantinya sebelum dilantik mereka memang diwajibkan mengabdikan dan berkontribusi kepada masyarakat (empowering the society) sesuai dengan visi misi,” tutur dia.

Ditambahkan Yosica Mariana selaku Head of Program Product Design Engineering Binus Jakarta, membentuk pola piker hidup bersih masyarakat menjadi langkah awal yang akan dilakukan. “Walaupun sudah dibentuk Kedai Omah Jlamprang, namun terlebih dahulu kami ingin membentuk pola pikir tentang hidup bersih ke masyarakat. Setelah itu baru melangkah ke infrastruktur,” pungkasnya. (Dye)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here