Pemkab Kendal Buka Tiga Tempat Car Free Day Baru, Inilah Lokasinya

Wabup Kendal, Masrur Masykur mengajak berdialog bersama masyarakat dalam acara ngopi bareng disela-sela CFD, Minggu (10/3/2019). (foto dye/sigijateng.id)

SIGIJATENG.ID, Kendal – Setelah sukses launching program wifi area gratis di beberapa titik taman kota, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal menggelar kegiatan car free day (CFD) di sepanjang jalan Taman Hutan Klorofil menuju Stadion Utama Kebondalem Kend, Minggu (10/3/2019). 

Tak tanggung-tanggung, car free day yang di buka mulai pukul 06.00 hingga pukul 09.00 WIB tersebut digelar di tiga titik lokasi yang berbeda. Yakni di Stadion Utama Kendal, Taman Hutan Klorofil dan Taman Kalireyeng di Kelurahan Kebondalem, Kecamatan Kota Kendal. 

Oleh Pemkab Kendal, CFD yang biasanya digelar di pusat kota dan kini di tiga lokasi berbeda diklaim CFD mampu mendongkrak tingkat perekonomian masyarakat, terutama yang berada di Kota Kendal. 

Bahkan, rencananya CFD yang dihelat satu bulan sekali itu akan mengusung tema berbeda-beda. Dengan harapan terjadi pemerataan tingkat perekonomian masyarakat di Kabupaten Kendal.

Tak hanya syarat hiburan, sembari berolahraga, masyarakat juga dapat melakukan tes kesehatan, ngopi dan ngobrol bareng pejabat dan menikmati berbagai ragam kuliner. Berbagai produk UMKM turut serta melengkapi CFD bebas hari berkendara tersebut. 

Wakil Bupati Kendal, Masrur Masykur mengatakan dengan adanya CFD, masyarakat bisa menikmati udara bersih tanpa polusi. Jika kondisi udara bersih, maka kesehatan masyarakat bisa terjaga. 

“Dengan CFD ini, maka kita bisa menikmati alam seperti dulu yang bersih dan sehat, sebab jarang ada asap kendaraan yang lalu-lalang seperti sekarang ini,” katanya saat membuka acara “Ngopi dan Dialog Bareng Bupati Kendal” di giat CFD di Taman Hutan Klorofil.

Sekda Kendal, M Toha mengatakan, tujuan CFD akan menciptakan kawasan perekenomian baru, yakni dengan adanya pedagang dan pelaku UMKM yang ikut membuka stand. CFD yang rencananya digelar satu bulan sekali, nantinya tidak hanya di Stadion Utama, tapi di tempat lain seperti Taman Gajahmada.

“Lokasi CFD nantinya akan berpindah-pindah, seperti di Taman Gajahmada supaya pusat perekonomian tidak hanya di Alun-alun dan Taman Garuda, tapi di tempat lain seperti di Taman Gajahmada dan Stadion,” imbuh dia. 

Sementara, Kepala DLH Kendal Sri Purwati menyampaikan, kebersihan, keindahan dan kenyamanan merupakan kebutuhan secara bersama. Untuk itu dibutuhkan peran serta secara bersama-sama dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih, indah dan nyaman.

Menurutnya, saat ini negara yang tingkat kepeduliannya tinggi terhadap persoalan sampah adalah Jepang. “Saya berharap masyarakat di negeri ini, khususnya di Kabupaten Kendal dapat mencontoh Jepang yang masyarakatnya peduli terhadap sampah,” tuturnya. (Dye)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here