Pelantikan DPRD Kendal Juga Ditunda, Dewan Kecewa Keluarga Sudah Berdatangan

Terlihat sejumlah tenda dan kursi yang sudah tertata terpasang rapi dihalaman luar gedung DPRD Kendal yang bakal digunakan untuk tamu undangan bagi keluarga anggota dewan terpilih yang akan menyaksikan proses pelantikan, Senin (12/8/2019). ( foto dok/sigijateng.id)

SIGIJATENG.ID, Kendal – Agenda upacara pelantikan dan sumpah janji anggota DPRD Kendal terpilih yang sedianya dilakukan Senin (12/8/2019) belum dilakukan alias batal.

Tersiar informasi penundaan pelantikan para wakil rakyat pemenang Pileg 2019 itu disebabkan karena Sekretarian DPRD Kendal belum menerima Surat Keputusan (SK) Gubernur tentang pemberhentian anggota DPRD lama dan pengangkatan anggota DPRD baru.  Tak ayal hal ini membuat sebagian besar dewan dan keluarganya yang sudah datang ke kantor dewan kecewa.  Pasalnya mereka sudah mempersiapkan jauh-jauh hari. Bahkan juga ada yang harus menginap di hotel karena rumahnya luar kota.

“Tak sedikit keluarga anggota dewan terpilih yang sudah melakukan persiapan untuk bisa menyaksikan proses pelantikan. Bahkan ada yang sudah menginap di Kendal, tentu ini membuat kecewa, kara Tardi calon anggota DPRD Kendal dari Partai Golkar, kepada wartawan, Senin (12/8/2019)

Senada disampaikan, Niken Larasati calon anggota DPRD Kendal dari partai politik PKB ini. Sejumlah anggota dewan terpilih sudah melaksanakan gladi bersih beberapa hari lalu. 

“Sementara itu, SK dari Gubernur belum turun. Kami juga masih menunggu,” tukas perempuan yang suka mengenakan gaun berwarna hijau muda dan menjadi anggota dewan DPRD Kendal untuk yang ke dua periode ini.

Sementara itu, dari pantauan Sigijateng.id dilokasi gedung DPRD Kendal nampak di luar gedung juga sudah terlihat persiapan. Tenda, kursi sudah tertata dan terpasang rapi, tapi hingga siang belum ada aktivitas sama sekali. Hanya sejumlah ASN yang terlihat sibuk dengan tugasnya masing-masing. 

Menanggapi hal itu, Plt Sekretaris DPRD Kendal, Anwar Haryono saat ditemui Sigijateng.id mengatakan jika pihaknya memang menjadwalkan pelantikan anggota DPRD terpilih pada tanggal 12 Agustus. Namun pihaknya belum berani membagikan undangan pelantikan kepada para anggota DPRD terpilih sebab hingga Minggu (11/8) sore SK Gubernur belum diterima.

“Waktu gladi bersih kemarin Jumat (9/8) kami juga sudah sampaikan kepada anggota DPRD terpilih bahwa surat undangan dan tanggal pelantikan belum bisa kami sampaikan sebab SK Gubernur belum turun,” terangnya. 

Disampaikan, SK Gubernur baru diterimanya pada Senin (12/8/2019) siang. Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Ketua DPRD untuk menandatangani surat undangan agar bisa dilaksanakan proses pelantikan secepatnya. 

“Iya dari kemarin kami memang belum menerima surat SK Gubernur. Dan Senin (12/8/2019) siang ini surat baru saja kami terima. Tinggal undangan yang belum ditandatangani Ketua DPRD untuk segera disebarkan,” tutur Anwar.  Menurutnya penundaan tidak melanggar peraturan yang berlaku. Sebab sesuai Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah bahwa masa jabatan anggota DPRD Kabupaten yakni selama lima tahun dan berhenti setelah anggota dewan baru mengucapkan sumpah jabatan.

Selain DPRD Kendal, DPRD Sragen juga batal dilantik Senin (12/8/2019. DRPRD Sragen direncanakan tanggal 28 Agustus mendatang. (Dye) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here