Pelaku Ekonomi dan Warga Magelang Antusias Sambut Borobudur Marathon 2019

Masyarakat antusias mengunjungi stan yang digelar di Festival Sinergi dan Harmoni untuk menyongsong Borobudur Marathon, Sabtu (2/11/2019)

SIGIJATENG.ID, Semarang – Tidak lebih dari dua pekan even lar internasional Borobudur Marathon 2019. Pemerintah dan masyarakat Jawa Tengah khususnya sangat antusias menyambut even ini. Kalangan masyarakat yang juga antusias menyambutnya adalah kalangan pelaku ekonomi dan siswa di Kabupaten  Magelang.

Even lari internasional Borobudur Marathon (BorMar) 2019 akan berlangsung 17 November mendatang di kawasan Candi Borobudur.

Panitia Pelaksana BorMar Lukminto Wibowo mengatakan, animo masyarakat untuk menyukseskan even tersebut terlihat dari tingginya partisipasi dalam acara Festival Sinergi dan Harmoni yang digelar di Candi Pawon, Sabtu (2/11/2019) lalu.

Festival Sinergi dan Harmoni adalah aktivitas seperti pasar kuliner dan seni yang melibatkan berbagai unsur seperti sponsor, penyelenggara, peserta, dan masyarakat lokal untuk bersinergi dalam menciptakan keselarasan demi meningkatkan nilai pariwisata dan ekonomi Jateng, khususnya Kabupaten Magelang. “Acara tersebut didukung oleh Yayasan BorMar, Pemprov dan Bank Jateng,” kata Lukminto saat dihubungi Senin (4/11/2019).

Menurut Lukminto,  Sinergi dan Harmoni antar warga masyarakat dinilai sangat penting mengingat faktor utama sukses sebuah pariwisata olahraga (sport tourism) yang berkelanjutan adalah peran aktif warga lokal untuk menjadi aktor utama dalam penyelenggaraan pariwisata olahraga.

Dikatakan Luki–panggilan akrabnya–festival yang merupakan ‘pemanasan’ dan geladi bersih sebelum Borobudur Marathon, dikemas dengan memadukan lomba paduan suara dan majalah dinding (mading) untuk siswa-siswi SD, SMP, dan SMA, pertunjukan kesenian berupa Tari Soreng, dan pameran sajian 25 tenant  (penyewa) pasar Harmoni berupa makanan dan minuman  persembahan warga lokal yang dibimbing oleh para juru masak eksekutif dari hotel-hotel di sekitar Kota dan Kabupaten Magelang. 

Para siswa unjuk kebolehan dalam Lomba Paduan Suara di Festival Sinergi dan Harmoni.

Sementara, Dirut Bank Jateng Supriyatno menambahkan, festival Sinergi dan Harmnoni ini tidak hanya bertujuan untuk membentuk keselarasan antar warga lokal, tetapi juga ajang berlatih para tenant pasar Harmoni untuk bisa melakukan transaksi non-tunai dengan menggunakan uang elektronik, sebelum mereka tampil menyajikan makanan dan minuman pada acara puncak Borobudur Marathon. 

“Kami berharap  25 tenant mendukung pada perhelatan puncak Borobudur Marathon tanggal 17 November nantinya,” ujarnya. (aris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here