Paska Ratusan Keracunan, Kemah Pramuka di SMA 1 Weleri Langsung Dihentikan

Sejumlah siswa SMA Negeri 1 Weleri yang mengalami keracunan akibat makan nasi ayam goreng masih menjalani perawatan.  (foto dye/sigijateng.id)

SIGIJATENG.ID, Kendal – Paska peristiwa keracunan yang menimpa siswa-siswi SMA Negeri 1 Weleri Kendal akibat makan nasi ayam goreng saat kegiatan kemah pramuka yang digelar di lingkungan sekolah, seluruh aktivitas kegiatan terpaksa dihentikan meski belum selesai, Sabtu (12/10). 

Dijelaskan pihak sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Mukhlis mengatakan paska kejadian keracunan massal yang menyebabkan sebanyak 118 siswa terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit. Maka kegiatan kemah kepramukaan hari itu juga dihentikan. 

“Setelah dilakukan koordinasi dan evaluasi bersama pembina, maka kegiatan kemah pramuka akhirnya dihentikan usai sholat subuh, Sabtu (12/10). Sebagian siswa yang kondisinya sehat dipulangkan,” terang Mukhlis. 

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kendal, Ferinando Rad Bonay yang mendapati laporan adanya kejadian tersebut mengatakan hingga Sabtu (12/10) tercatat ada sejumlah siswa yang masih dalam perawatan medis di beberapa tempat rumah sakit. 

Yang dibawa ke rumah sakit Baitul Hikmah ada 49 anak. Tapi, setelah dilakukan pemeriksaan yang rawat jalan 44 anak. Hingga pukul 10.00 Sabtu (12/10) masih ada 5 anak yang opname. 

Lalu untuk yang di Rumah Sakit Islam Weleri yang tadinya ada 53 anak, kini tinggal 3 anak yang masih dirawat. Begitu juga yang di Puskesmas Rowosari II ada anak 3 anak yang masih opname. 

“Selebihnya, sudah diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan. Untuk mengantisipasi kejadian serupa terhadap masyarakat, kami rutin melakukan sidak ke sejumlah tempat terkait makanan yang tidak layak edar tapi masih di komersilkan,” jelasnya. (Dye) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here