Pasien Sakit Ginjal Harus Jaga Pola Hidup Sehat

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Konsultan Ginjal Hipertensi Senior dan Kompeten, dr Lestariningsih, Sp.Pd.,KGH memberikan paparannya dalam Perayaan Hari Ginjal Sedunia di Hotel Pandanaran Semarang, Minggu (24/3/2019).

SIGIJATENG.ID, Semarang – Sebanyak 400 anggota IKCC yang merupakan pasien ginjal kronik, pendamping, paramedis menghadiri kegiatan Perayaan Hari Ginjal Sedunia di Hotel Pandanaran Semarang, Minggu (24/3/2019).

Acara tersebut diinisiasi oleh PT Kalbe Farma Tbk bersama Indonesia Kidney Care Club (IKCC). Nara sumber dalam acara adalah Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Konsultan Ginjal Hipertensi Senior dan Kompeten, dr Lestariningsih, Sp.Pd.,KGH.

Berdasarkan studi epidemiologi PERNEFRI menunjukkan sebanyak 12,5 persen dari masyarakat diketahui mengalami penyakit ginjal kronik. 

Sedangkan, data Internasional, sekitar 10 persen dari populasi dunia menderita Penyakit Ginjal Kronik. Angka itu pun diprediksikan akan meningkat hingga 17 persen pada dekade selanjutnya.

Penyakit Ginjal Kronik (PGK) atau penyakit gagal ginjal merupakan penyakit yang diderita dalam waktu lama, bersifat menahun, progresif dan tidak bisa kembali ke kondisi semula atau seumur hidup penderitanya.

Lestariningsih berpesan, agar para pasien untuk mengikuti pola hidup sehat dan mengikuti pola makan yang direkomendasikan oleh dokter.

“Bagi pasien yang sudah melakukan cuci darah juga diharapkan untuk bisa menjalani hidup sehat dan pola makan yang direkomendasikan oleh dokter. 

Menurutnya, jika pasien ginjal sudah melakukan cuci darah namun masih kerap melanggar pantangan pola hidup sehat dan pola makan sehat dari dokter, cuci darah yang dilakukan akan percuma.

“Memang saat ini biaya cuci darah di-cover BJPS, jadi beban masyarakat bisa lebih ringan. Namun bukannya malah kita tidak hidup sehat, kita semua tetap harus menjaga kesehatan,” tukasnya. (dian) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here