Pameran Semarang Gemerlap Expo di Java Mall Diikuti 72 UMKM

Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat membuka pameran Semarang Gemerlap Expo dan Semarang Micro Finance 2019 di Javal Mall Semarang Jumat (5/4/2019)

SIGIJATENG.ID, Semarang – Pemerintah Kota Semarang terus berupaya mendorong kemajuan dan perkembangan UMKM di Semarang dengan berbagai program.

Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, beberapa program diantaranya seperti memberikan kemudahan dalam perizinan lewat Ijin Usaha Mikro Melalui Online (iJus Melon).

“Pemkot juga mempunyai program dalam penyaluran bantuan pembiayaan kredit, yaitu kredit ‘Wibawa’ (Wirausaha Bangkit Jadi Jawara),” ujarnya, saat membuka pameran Semarang Gemerlap Expo dan Semarang Micro Finance 2019 di Atrium Java Mall Semarang (5/4/2019). Kegiatan akan digelar selama empat hari hingga Senin (8/4/2019). 

Mbak Ita, sapaan akrabnya menambahkan, setelah Pemkot Semarang mengeluarkan program Kredit Wibawa tersebut, hingga saat ini telah memfasilitasi lebih dari 1300 UMKM dan lebih dari Rp. 7 miliar untuk disalurkan lewat Kredit ‘Wibawa’ tersebut.

“Bunga kredit yang dimiliki kredit wibawa ini rendah, ternyata malah banyak BUMD yang juga ikut menyalurkan kredit murah. Dimana dulunya masih 6 persen, sekarang 3 persen bunganya mengikuti kita,” imbuhnya.

Dirinya menambahkan, pelaku UKM yang telah berizin dapat menikmati beragam fasilitas, seperti pelatihan, pendampingan, inkubasi bisnis, termasuk pameran.

“Harapannya dengan berbagai upaya tersebut masyarakat Kota Semarang dapat mendapatkan produk yang berkualitas dan pelaku UMKM juga dapat mengembangkan jaringan usahanya,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang, Litani Satyawati menerangkan, pameran ini digelar sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada UMKM agar semakin tumbuh secara maksimal.

Dalam kegiatan ini ada 72 stand yang habis dibooking oleh UMKM yang berasal dari berbagai daerah. Pesertanya mulai dari perwakilan UKM dari berbagai provinsi, kab/kota di Indonesia.

“Ada dari Kepulauan Riau, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Provinsi Aceh, Kab. Oku Timur, Ciamis, Blitar, Minahasa Utara, Bantul, Boyolali, Demak, Kudus, Sragen, Kota Baubau dan lain-lain,” tambahnya. (dian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here