Mustofa Selamat dari Amukan Jago Merah, Dua Rumah Terbakar

Petugas Satpolkar Kendal berusaha melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api paska kejadian kebakaran yang menimpa dua rumah milik warga di Kebondalem Kendal kota. (Foto Dye/sigijateng.id)

SIGIJATENG.ID, Kendal – Peristiwa kebakaran terjadi di wilayah Kendal, Rabu (8/10/2019). Kali ini, dua rumah milik warga di Kelurahan Kebondalem Kecamatan Kendal kota diamuk si jago merah, api membakar dua rumah sekaligus saat ditinggal pergi dalam kondisi kosong hingga ludes terbakar.

Adalah rumah milik, Drisman dan Nawiyah yang berada di Gang Delima RT 6 RW 1 Kelurahan Kebondalem Kecamatan Kendal yang terbakar. Peristwa terjadi sekitar pukul 8 pagi. Rumah semi permanen tersebut hampir seluruhnya ludes terbakar di lalap kobaran api.

Dari keterangan yang dihimpun, saat kejadian penghuni rumah yang berjumlah 5 orang tidak ada di rumah, sebab ditinggal bekerja, kecuali Mustofa yang masih tertidur. Ia terbangun setelah diteriaki tetangganya, sehingga selamat dari kobaran api.

Menurut penuturan putra dari Drisman, Mustofa mengatakan dirinya terbangun dari tidur, sebab kepanasan, beruntung ia langsung lari keluar rumah begitu mendengar teriakan warga. Kobaran api yang cepat membesar, membuat barang-barang yang ada didalam rumah tidak bisa terselamatkan berikut sejumlah uang yang tersimpan di almari.

“Saat itu saya masih tertidur dan merasa kepanasan. Begitu mendengar teriakan warga, lalu saya bangun sambil berlari keluar. Mungkin penyebab kebakaran berasal dari tungku api di dapur, sebab tiap pagi, orang tua selalu memasak dengan kayu bakar di tungku,” tuturnya.

Usai berhasil keluar dari rumah, banyak warga yang sudah berada di luar depan rumahnya. Seisi barang-barang di dalam rumah pun tetap tak bisa diselamatkan. Sebab, kobaran api yang begitu besar. “Bisa jadi api kayu bakar ditungku merambat mengenai dinding, lalu membakar rumah, saat saya ditinggal pergi bekerja,” ujarnya.

Kobaran api baru bisa dipadamkan begitu petugas pemadam kebakaran tak berselang datang kelokasi lalu berusaha melakukan pemadaman, sehingga api tidak menjalar lagi ke rumah warga lain yang berada di sebelahnya.

Sekretaris Satpol PP dan Damkar (Satpolkar) Kabupaten Kendal, Hasyim Trijoko mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, akibat peristiwa itu pemilik rumah mengalami kerugian materi ditaksir mencapai Rp 150 juta. “Api sudah kita padamkan agar tidak merambat ke rumah warga lainnya. Penyebabnya diduga dari tungku dapur. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun yang luka-luka dalam kejadian itu,” tandasnya. (Dye)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here