Masuki Pergantian Musim, Potensi Rob dan Banjir Masih Tinggi

Nampak kemacetan akibat rob dan banjir di daerah pantura

SIGIJATENG.ID, Semarang – Memasuki peralihan musim menuju kemarau ini, curah hujan di beberapa daerah masih terbilang tinggi. Sehingga hujan lebat kerap terjadi di beberapa titik di Semarang. Salah satunya kawasan Karangroto.

Ketika hujan deras warga Karangroto selalu diliputi perasaan was-was karena hujan deras yang kadang memicu banjir. Hal itu terbukti saat hujan deras yang menerjang Kampung Karangroto sejak pukul 17.00 sore hingga 21.00 WIB pada Minggu (7/4/2019) kemarin.

Alif Rizky warga setempat mengatakan, genangan air memang sering terjadi ketika hujan deras tiba. Dirinya pun mengaku was was ketika saat hujan deras turun di malam hari. Mengingat malam hari merupakan waktu istirahat.

“Dari jam lima sampai sembilan malam kan kampung saya hujan deras. Nah, pas itu banyak rumah tetangga yang langsung kebanjiran. Kira-kira selutut sampai sepaha orang dewasa,” ujarnya saat ditemui, Selasa , (9/4/2019).

Dia pun menceritakan, genangan air terkadang memaksanya untuk memilih jalan lain untuk  bekerja atau beraktifitas lainnya. “Ya kalau lewat jalan lain otomatis mutar dan sedikit jauh,” imbuhnya.

Warga lain, Agung Ariawan salah satu warga Genuk mengatakan, rob dan banjir yang paling dalam di wilayah sekitar Pasar Genuk.


“Rob membuat banyak kendaraan roda dua dan empat yang mogok. Tambah parah lagi ada truk mogok di pertigaan Genuk,” ujarnya.

Sementara itu, Iis Widya Harmoko, Kasi Data dan Informasi, Stasiun Klimatologi Kelas I, BMKG Semarang memperkirakan tahun ini wilayah Jawa Tengah akan mengalami peralihan musim yang panjang. Kondisinya tergantung masing-masing daerah.

“Kami mengingatkan bahwa tahun ini merupakan tahunnya badai El Nino, sehingga membuat muka air laut menghangat dan peralihan musim membuat curah hujan yang lebat hingga ekstrem akan terjadi di sebagian besar wilayah Jateng khususnya Semarang,” tuturnya. (dian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here