Mahasiswa KKN Undip Berdayakan Kader Jumantik untuk Cegah DBD

Tim KKN Undip Desa Rowosari sedang melakukan kegiatan pemberdayaan dan pembentukan Kader Jumantik dalam rangka pencegahan penyakit DBD

SIGIJATENG.ID, Pemalang – Kelompok KKN PPM UNDIP Tim 1 yang ditempatkan di Desa Rowosari Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang yakni anggota Farel Mauluvi , Puteri Fauziyah, Marlin Herawati, Cranika Putri, Alfan Aulia, Arif Maldini, Thoyibatul Hanifah, dan Mochammad Ilham telah membuat dua program multidisiplin dan dua  program monodisiplin.

Salah satu program monodisiplin telah dilaksanakan oleh Marlin, salah satu anggota kelompok KKN di Desa Rowosari, yaitu “Pemberdayaan dan Pembentukan Kader Jumantik Dalam Pencegahan Penyakit DBD”. Kegiatan dilakukan pada Jumat (1/2/2019).

Kegiatan tersebut telah menarik antusiasme warga masyarakat Desa Rowosari terutama ibu-ibu PKK di Dusun Jagalan. Program monodisplin ini disampaikan dengan tujuan agar dapat dibentuknya suatu kader jumantik atau juru pemantau jentik untuk mencegah penyakit DBD yang merupakan penyakit yang cukup tinggi di Desa Rowosari.

Materi disampaikan melalui penyuluhan tentang bahaya DBD, jenis nyamuk DBD, cara pencegahan DBD terutama PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) dan materi mengenai pembentukan kader jumantik itu sendiri. Selain penyuluhan ada juga pendampingan kepada ibu-ibu PKK mengenai bagaimana cara melakukan pemantauan jentik yang baik dan benar.

“Program monodisiplin ini bertujuan untuk membentuk suatu kader jumantik yang dapat mengurangi atau mencegah penyakit DBD yang masih sering terjadi di Desa Rowosari ini,”  ucap Marlin, selaku pelaksana program monodisiplin.


Dengan adanya program ini,  kata Marlin, masyarakat Dusun Jagalan Desa Rowosari terutama ibu-ibu PKK  mampu bergerak lebih maju dan menjadi pelopor terbentuknya kader juru pemantau jentik atau jumantik yang membawa masyarakat lebih sehat dan lingkungan yang bersih.

Ketua Penggerak PKK Desa Rowosari Nunu mengapresiasi program kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat ini warga. Apalagi, saat ini penyakit DBD memang lagi marak.

“Materi yang disampaikan menarik dan mudah dipahami, sehingga kami selaku masyarakat desa bisa sadar mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah DBD,” kata Bu Nunu.

Informasi tambahan, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang menjadi salah satu kecamatan yang pada periode ini mendapatkan penempatan mahasiswa KKN dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Pada periode kali ini, atau yang biasa disebut Tim 1, terdapat 10 Desa yang menjadi lokasi KKN, yaitu Rowosari, Botekan, Ambowetan, Samong, Kaliprau, Tasikrejo, Kertosari. Blendung, Mojo, dan Pesantren. (*)

Berita dan Foto : Tim KKN Desa Rowosari

Editor : Rizal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here