LPBJ Desak OPD Sragen Segera Input Data Lelang

Kepala LPBJ Sragen saat sosialisasi soal lelang. (Foto Santo/Sigijateng.id)


SIGIJATENG.ID
, Sragen – Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (LPBJ) mendesak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera mendaftarkan lelang. Sudah sepekan sejak digedoknya Anggaran Penetapan Belanja Daerah Perubahan (APBDP), namun yang yang masuk kurang dari 60 persen.

Kepala LPBJ Setda Sragen Tedy Rosanto menyampaikan memberi tenggat waktu OPD sampai akhir Agustus untuk segera mendaftarkan kegiatannya.

Terutama proyek yang berhubungan dengan pembangunan fisik.
”Setelah gedok, sebaiknya segera mengajukan dokumen, input ke SIRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan,red) kegiatan apapun di semua SKPD, biar segera diumumkan ke Publik,” terangnya Rabu (14/8/2019).

Dia menyampaikan sudah ada beberapa OPD dan Kecamatan yang belum input data. Lantas pihaknya mengeluarkan surat edaran agar OPD terkait segera menginput data kegiatan yang berkaitan dengan penganggaran. ”Biar cepet juga, karena biar segera lelang. Harusnya awal gedok itu segera,” ujarnya.

Menurutnya Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) semestinya sudah hafal dengan mekanismenya. Kegiatan yang akan ditender, atau penunjukan langsung. ”Tinggal kalau tender, harus kami. Tapi kalau pengadaan langsung sesuai E Katalog bisa dilaksanakan di kantornya,” terang Tedy.

Pengajuan input data bahkan sekitar 60 persen setelah kecamatan baru memasukkan data pengadaan mobil dinas baru Selasa pagi pihaknya mendesak semua kecamatan bisa input data sampai Kamis (15/8/2019)  nanti. ”Kecamatan mobil dinas baru, pengadaan masing-masing kecamatan.Segera diumumkan biar cepat,” tuturnya.

”Kecamatan mobil dinas baru, pengadaan masing-masing kecamatan.Segera diumumkan biar cepat,” tuturnya.

Saat ini, dari LPBJ berharap pekerjaan 9 paket dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) segera di input. Kendala biasanya
administrasi sudah menyiapkan namun tinggal persetujuan dari kepala dinas.

”Saya wanti-wanti masuk tender, tapi waktu sudah mepet sehingga batal lelang,” ujarnya. Demikian juga dengan pembangunan Rumah Sakit Tipe D di Utara Bengawan Kecamatan Tangen. Tedy menyampaikan pembangunan juga bertahap. Pada Anggaran perubahan ini disiapkan untuk pembangunan IGD dulu. Sisanya perlu dikerjakan di APBD Penetapan tahun selanjutnya. (santo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here