Lolos DPRD Jateng, Kini Saiful Hadi Dipercaya Jadi Ketua DPC PDIP Kebumen

Saiful Hadi (berkaca mata tidak berpeci) dalam sebuah acara partainya. ( foto istimewa / fb saiful hadi ngapak)

SIGIJATENG.ID, Semarang –  Kader muda PDIP asal Kebumen Saiful Hadi dipilih Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kebumen periode 2019 – 2024. Pria yang semula menjabat Kepala Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) DPD PDI Perjuangan Jateng memang laik  menjabat posisi itu. Selain masih muda, energik, dan bagus dalam berkomunikasi, Saiful juga terpilih sebagai anggota DPRD Jateng di Pileg 2019 beberapa waktu lalu. Tgas berat menanti Saiful, yaitu persiapan menghadapi Pilkada 2020 di daerahnya.

Saiful terpilih dalam forum Konferensi Cabang (Konfercab) Serentak di Panti Marhaen, Semarang, Minggu (14/7/2019) malam. Konfercab DPC PDI Perjuangan Kebumen dipimpin Wasekjen Utut Adianto.

Dalam SK DPP yang dibacakan Wakil Bendahara DPD PDI Perjuangan Jateng, Dede Indra Permana, ditetapkan Saiful Hadi sebagai Ketua, Sarimun (Sekretaris), dan Toyib Khoeruddin (Bendahara).

Rekomendasi DPP tersebut langsung disetujui peserta Konfercab. Selanjutnya, ketiga pengurus tersebut membentuk formatur yang terdiri dari Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan 3 Ketua PAC dengan perolehan suara tertinggi dalam Pileg.

“Hasilnya, kami menetapkan 19 pengurus, yang terdiri dari 10 pengurus lama dan 9 pengurus baru,” kata Saiful. Menurutnya, kepengurusan juga mengakomodir 7 dari 12 anggota dewan setempat.
Saiful mengucapkan terimakasih kepada DPP atas kepercayaan yang diberikan tersebut.

Setelah dilantik, pihaknya akan menjalankan sejumlah program. Diantaranya konsolidasi PAC dan ranting. Juga pembentukan kepengurusan badan dan sayap yang diefektifkan. “Terutama tiga badan serius, yaitu Bappilu, Badan Saksi, Badan Diklat, dan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna),” katanya.

Sementara itu, Ngesti Nugraha yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Semarang, secara aklamasi kembali terpilih sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kabupaten Semarang periode 2019-2024.

Selain Nugraha, posisi Sekretaris dan Bendahara DPC PDIP Kabupaten Semarang yang sebelumnya dijabat Bondan Marutohening dan Agus Budiyono juga tidak ada perubahan.

‘’Sesuai ketentuan memang tidak menggunakan sistem voting berdasarkan usulan yang direkomendasikan oleh DPP DPP, tapi mengggunakan pola aklamasi. Ini menindaklanjuti hasil Rakercab dan pleno PAC terkait kepengurusan KSB (ketua sekretaris dan bendahara) periode 2019-2024 yang diusulkan ke DPP PDIP,’’ kata Ngesti Nugraha kepada wartawan, Senin (15/7/2019).

Menurut Nugraha, paket KSB meliputi dirinya sebagai ketua, kemudian Bondan Marutohening sebagai sekretaris dan Agus Budiyono sebagai bendahara. Perbedaan kepengurusan DPC PDIP Kabupaten Semarang periode 2019-2024 dengan periode sebelumnya adalah jumlah pengurus.

‘’Periode sebelumnya ada 15 orang, tapi untuk periode 2019-2024 tambah dua orang menjadi 17 orang. Target pengurus baru memenangkan memenangkan Pilkada Kabupaten Semarang 2020, kami akan bergotong royong untuk membesarkan PDIP di Kabupaten Semarang,’’ ungkapnya.

Nugraha menambahkan, setelah Kongres PDIP pihaknya akan menata PAC (pengurus anak cabang) di tingkat kecamatan, pengurus ranting tingkat desa/kelurahan, hingga pengurus anak ranting. Kepngurusan PDIP Kabupaten Semarang akan dilengkapi organisasi sayap partai, di antaranya Banteng Muda Indonesia (BMI), Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) dan Satgas PDIP. (aris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here