Lepas Mota, PSIS Siapkan Skema Lebih Menyerang di Putaran Kedua

CEO PSIS Yoyok Sukawi menjanjikan PSIS akan bermain lebih menyerang pada putaran kedua. ( foto IG yoyok_sukawi)

SIGIJIJATENG.ID, Semarang– Prestasi PSIS yang mengejutkan di putaran liga shoope 2019, yakni berada di papan bawah bikin kecewa pendukungnya. Manajemepun merespon dengan  mengambil sejumlah keputusan penting. Seperti halnya suporter dan  pecinta PSIS, manajemen juga tidak ingin pada tahun depan PSIS kembali bermain ke kasta kedua. Maka wajar saja, manajemen harus mengambil keputusan penting dan sulit.

Keputusan penting itu diantaranya melepas gelandang asingnya, Patrick Silva Mota. Pemain asal Brasil tersebut resmi dilepas sudah tidak lagi didaftarkan oleh PSIS Semarang pada kompetisi Shopee Liga 1 2019. Sebelumnya juga sudah melepas satu pemain asing Sohee Matsunaga.

“Kita lepas Patrick Mota dengan opsi pinjam atau transfer bagi klub yang berminat. Kita sudah tidak mendaftarkan Mota lagi di putaran kedua Liga 1,” kata CEO PSIS, Yoyok Sukawi, Sabtu (7/9/2019).

Diakui oleh Yoyok, melepas Mota bukanlah keputusan yang mudah. Namun harus tetap diambil. “Ini keputusan yang berat, tetapi harus kita ambil. Dari hasil evaluasi manajemen dan pelatih, kita siapkan skema lebih menyerang dan terbuka pada putaran kedua,” ujar pria berusia 41 tahun itu.

Melepas Mota, Yoyok pun mengucapkan terima kasih atas dedikasinya selama ini. “Saya ucapkan terima kasih atas kontribusi yang diberikan oleh Mota selama putaran pertama di Liga 1 untuk PSIS,” terang calon anggota DPR RI.

Siapa pemain asing yang bakal direkrut? Yoyok belum memberikan keterangan pasti. Karena memang semuanya belum beres. “Tunggu saja. Semuanya masih proses. Masih ada waktu,” katanya.

Rumor yang berkembang, pemain asing yang bakal merapat ke PSIS diantaranya  gelandang serang Timnas Palestina, Jonathan Cantillana dan juga Bruno Silva, bintang PSIS 2018.

Pencoretan Mota memang benar-benar keputusan mengejutkan. Itu terlihat dari beragam komentar suporter PSIS di instagram resmi PSIS @psisofficial. Status di IG tersebut tentang pelepasan Patrick Mota,  mendapat tanggapan ratusan orang. Ada yang setuju dan tidak setuju.

Misalnya @alvin.gumelar15 berkomentar ‘Jane aku luweh seneng Iki,gak enek Iki malah Soyo semrawut tengahe. Pendapat !’ Kemudian @rayyan_effendi menambahkan ‘@alvin.gumelar15 setuju…posisi central dan berpengaruh soale nggo transisi..’

Sementara, follower yang setuju dengan pencoretan Mota diantaranya dari akun @hakimso7 yang mengatakan ‘Asumsi kejam saya, gara-gara kartu merah ‘ra penting’ Mota vs Persib merubah perform dan mental keseluruhan tim. Diawali keok 0-1 vs Persib, diakhiri “prestasi” hattrick di kandang sendiri dan hasil minor tak pernah menang di tujuh/delapan pertandingan. Terlepas itu, saya akui Anda berada di level berbeda dg gelandang lokal yang ada di tim. Terima kasih, Patrick! 💙’.  Komentar lain datang dari davidp8062 ‘Entah itu bruno ato siapa gantinya …mota pantas di ganti di kurang kreatif di lini tengah shot power nya aja kurang tendangan bebas aja tdk begitu bagus… maturnuwun MOTA’.  Masih banyak komentar baik yang pro ataupun kontra dengan keputusan manajemen PSIS.

Sementara itu, sebelumnya pelepasa Mota juga ada keputusan mengejutkan di tim PSIS, yakni mundurnya dua pemain PSIS, Arthur Bonai dan Kelvin Wopi. Keduanya menyatakan pengunduran diri.

Yoyok Sukawi mengatakan baik Arthur maupun Wopi sudah beberapa kali mengajukan pengunduran dirinya secara lisan.

“Arthur dan Wopi sudah beberapa kali mengajukan permohonan untuk mundur dari PSIS secara lisan. Alasannya, sudah tidak kerasan dan tidak nyaman. Mereka juga mundur dengan alasan keluarga,” kata Yoyok, Selasa (3/9/2019).

PSIS pun melepas keduanya dengan status transfer dan akan mencari penggantinya yang bisa bermain sepenuh hati untuk PSIS.

“Kita lepas mereka dengan status transfer ke Perseru Badak Lampung dan akan mencari penggantinya. Kita butuh pemain yang bermain dengan sepenuh hati untuk PSIS,” pungkas mantan ketua komisi E DPRD Jateng ini. (aris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here