Lakoni Jadwal ‘Super Gila’ PSIS Berusaha Tenang

Hari Nur Yulianto dkk saat berlatih Rabu (19/6/2019) persiapan mengahadapi pekan 'super gila" yang harus dilakoni tim PSIS di Liga Satu 2019. ( foto webpsis/sigijateng.id)

SIGIJATENG.ID, Semarang – PSIS Semarang harus melakoni jadwal ‘super gila’ di lanjutan Kompetisi Shopee Liga 1 2019 paska libur Idul Fitri. Bagaimana tidak? Pada saat PSIS siap-siap melakoni laga dengan Bali United di rumah Bali United di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (22/6) kemudian menjamu Barito Putra di Magelang Minggu (30/6/2019) tiba-tiba datang pemberitahuan bahwa PSIS harus bermain melawan Badak Lampung FC di antara dua laga tersebut, yakni Rabu  (26/6/2019) di lampung.

Tak ayal, begitu padatnya jadwal serta jarak ketiga kota yang cukup melelahkan, maka tidak berlebihan jika disebut jadwal ‘super gila’ untuk PSIS. Dalam sepekan harus melakoni laga tiga kali.

Manajemen klub PSIS pun perlu memutar otak untuk mencari siasat agar pemain tak kehilangan konsentrasi menghadapi jadwal yang cukup gila tersebut. Manajemen PSIS pun juga tidak begitu panic. Manejemen berusaha tenang dengan jadwal super gila ini.

“Karena jadwal seperti ini, setelah laga melawan Bali United, kami tidak akan kembali ke Magelang. Namun langsung terbang ke Lampung via Yogyakarta. Karena waktunya sangat mepet,” kata General Manager PSIS Semarang, Wahyu Winarto, Rabu (19/6/2019).

Diakuinya jadwal terbaru yang dikeluarkan operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB), cukup memberatkan PSIS. Dalam waktu tujuh hari, anak asuh Jafri Sastra hari bertanding tiga kali yang dua diantaranya adalah laga tandang.

“Tapi kami mempercayakan kepada pelatih soal program yang disusunnya. Kami optimis bisa meraih hasil positif di pekan padat nanti,” tandas Wahyu Winarto.

Disisi lain, skuad PSIS sudah bertolak ke Bali untuk melawan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (22/6/2019) pukul 15.30 WIB.  Hari Nur Yulianto sudah menyelesaikan program yang telah disiapkan sebelum berlaga tandang.

“Hari ini kita melakukan persiapan terakhir sebelum berangkat ke Bali. Kita menyelesaikan program-program yang nantinya akan kita jalankan. Kita memaksimalkan aspek-aspek yang memungkinkan terjadi di sepak bola,” kata pelatih kepala PSIS, Jafri Sastra, seusai latihan, Rabu (19/6/2019). Jafri tak menampik ada beberapa pemainnya yang sedang dalam kondisi kurang fit.

“Kalau dari pemain memang masih ada beberapa yang kurang fit kondisinya seperti David dan Fauzan yang sedang demam. Nanti pemain yang akan kita bawa tentu harus sudah siap,” ucap Jafri. PSIS bertolak ke Bali pada Kamis (20/6/2019) pagi WIB melalui perjalanan udara.

Jafri Sastra membawa 18 pemain, yakni: Jandia Eka Putra, Joko Ribowo, Safrudin Tahar, Fauzan Fajri, M. Rio Saputro, Wallace Costa, Fredyan Wahyu, Arthur Bonai, Patrick Silva Mota, Septinus Alua, Tegar Infantrie, Bayu Nugroho, Komarudin, Hari Nur Yulianto, Soni Setiawan, Shohei Matsunaga, Aldaier Makatindu dan Silvio Escobar. (aris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here