Komplotan Pengganjal ATM dengan Tusuk Gigi Dibekuk Polisi, Begini Modus Operandi Mereka

Dua anggota komplotan pembobol rekening dengan modus mengganjal mesin ATM diperiksa petugas Polres Salatiga. ( foto ist/sigijateng.id)

SIGIJATENG.ID, Salatiga – Jajaran Reskrim Polres Salatiga berhasil meringkus dua dari empat komplotan pelaku pembobol rekening nasabah bank dengan modus mengganjal mesin ATM. Dua pelaku yang ditangkap adalah Pri (34) warga Dusun Lima Bojongsari, Kabupaten Purbalingga dan Kod (41) warga Perum Karanganyar Residen Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kedunya ditangkap setelah petugas mendapat laporan dari salah satu korban, warga Magersari, Tegalrejo, Salatiga pada 19 Juli 2019. Sedangkan dua tersangja yang masih dalam pencarian polisi yakni, Fik dan Doel.

Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono mengatakan, penangkapan tersangka bermula dari peristiwa yang dialami pelapor saat sedang berada di ATM BRI SPBU Pasar Rejosari, Salatiga. Kartu ATM macet dan tidak bisa keluar dari lubang kartu akibat sudah diganjal dengan tusuk gigi.

“Kejadian itu menimpa korban Jumat (19/7/2019) sekitar pukul 11.20 wib. Modus yang dilakukan kedua tersangka adalah dengan mengganjal lubang ATM menggunakan batang tusuk gigi,” kata Kapolres kepada wartawan.

Dari sini, tersangka berpura-pura menolong korban dengan cara memasukkan ATM milik korban ke dalam ATM. Sebelum memasukkan ATM korban, tersangka menukar lebih dulu kartu ATM itu.

Setelah itu, tersangka keluar dan disusul tersangka lain masuk dan menolong korban yang masih bingung tidak dapat menarik uangnya. Tersangka baru ini, lalu pura-pura bertanya nomor PIN ATM agar kartu ATM korban bisa keluar. Dari sini, ternyata uang tabungan korban sudah berhasil dikeruk tersangka.

“Dalam melakukan aksinya itu, satu komplotan berjumlah empat orang. Namun, yang dua berhasil diringkus Polres Salatiga dan dua orang pelaku aku lain berhasil kabur,” kata Gatot Hendro Hartono didampingi Kasat Reskrim AKP Suharya dan Kasubbag Humas AKP Djoko Lelono.

Komplotan pembobol ATM ini telah melakukan aksinya di sejumlah tempat di Jateng dan Jabar sejak bulan Januari 2018 lalu. Selama melakukan aksinya itu, mereka berhasil mengeruk uang mencapai Rp 100 juta dan hasilnya di bagi berempat.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari kedua tersangka, 102 buah kartu ATM dari berbagai bank diantaranya Bank Mandiri, BCA, Bank Permata, Maybank, OCBC, Mega, BPD Jateng, serta CIMB Niaga.

Lalu, 1 unit mobil Daihatsu Xenia yang dijadikan sarana transportasi mencari mangsa. Diamankan pula 1 buah cutter yang digunakan memotong kartuku ATM serta tusuk gigi untuk mengganjal lubang ATM.

“Kedua tersangka dijerat Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” tandasnya.

Sementara itu, pengakuan tersangka Pri, dirinya baru sekali ini tertangkap polisi sejak melakukan pembobolan ATM. Untuk melakukan pembobolan ATM itu, tiap hari selalu membawa tusuk gigi yang dibeli dari supermarket.“Saat melakukan aksi dapat uang Rp 16 juta, kita bagi berempat. Sasaran kita lakukan secara acak. Utamanya yang lokasinya sepi, lalu saat melihat korban yang kebingungan akan mengambil uangnya di ATM. Kita beraksi berempat denga tugas yang berbeda-beda,” akunya.(rizal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here