Khofifah Ajak Umat Islam Hadapi Hoax dengan Baca Alquran

Ketua Dewan Pengarah Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) Pusat, Khofifah Indar Parawansa dan Ketua JKSN Jateng Agus Sofwan Hadi saat Deklarasi dan Pelantikan Pengurus JKSN Kabupaten Wonosobo di Gedung Adipura, Alun-alun Kota. (foto sigijateng.id)

SIGIJATENG.ID, Wonosobo – Hari-hari mendekati masa Pemilu Presiden dan Legislative 17 April 2019, berita-berita hoax di media social malah kian massif. Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) menilai tujuan dari berita hoax itu adalah untuk “menyerang” calon presiden petahanan Joko Widodo yang berpasangan dengan KH Ma’ruf Amin. Wujud serangan hoax itu bisa dalam bentuk gambar maupun tulisan.

‘’Serangan hoax, fitnah dan ujaran kebencian yang dialamatkan kepada Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin sangat keji dan biadab,” kata Dewan Penasehat Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) Pusat Dr KH Asep Syaifuddin Chalim MA, dalam upacara Deklarasi dan Pelantikan JKSN Kabupaten Wonosobo, di Gedung Adipura, Alon-alon Kota Wonosobo, Kamis (17/1/2019).

Menurut dia, bangsa Indonesia ini punya akhlak, adat istiadat dan sopan santun yang baik. Jangan membalas fitnah dan hoax itu seperti mereka yang tidak punya akhlak. “Mari kita balas dengan memperbanyak membaca Hizib Nashr kalau perlu diawali dengan puasa,’’ tegasnya.

Di tempat yang sama inisiator JKSN, Khofifah Indar Parawansa mengajak umat Islam menghadapi serangan hoax dan fitnah dengan bacaan Alquran setiap saat. ‘’Wonosobo ini gudangnya hafidz-hafidzah para penghafal Alquran. Doakan agar pembuat hoaks, fitnah dan ujaran kebencian dengan khataman Alquran tiap saat. Doakan Indonesia aman kekal abadi sampai kiamat,’’ tegasnya.

Deklarasi JKSN Kabupaten Wonosobo berlangsung meriah. Ribuan pendukung Jokowi-Kiai Ma’ruf Amin yang sebagian besar ibu-ibu Muslimat, Fatayat dan para ulama se-Kabupaten Wonosobo sudah berkumpul di Gedung Adipura sejak pagi menunggu kehadiran mantan Mensos itu.

Begitu turun dari Mobil, Khofifah disambut Marching Band Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Wonosobo yang menampilkan atraksi Lagu Subbanul Wathon (Yalal Wathan) karya KHA Wahab Chasbullah.

Khofifah mengingatkan calon pemilih pada 17 April, kertas surat suara Pemilihan Presiden (Pilpres) berwarna abu-abu. Khofifah mengatakan bahwa dalam pemilu 2019 nanti terdapat lima warna kertas surat suara. “Warna kuning untuk DPR RI, merah untuk DPD RI, biru untuk DPRD Provinsi, hijau untuk DPRD Kabupaten/Kota, dan warna abu-abu untuk Presiden dan Wakil Presiden,” katanya.

JKSN Wonosobo juga harus mensosialisasikan surat suara warna abu-abu untuk coblos gambar nomor urut 01 yakni pasangan Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin. “Saya mohon kepada seluruh jaringan kiai santri se-Wonosobo, selain mensosialisasikan memilih Pak Jokowi-Kiai Ma’ruf, juga ikut mensosialisasikan surat suara warna abu-abu untuk coblos gambar Pak Jokowi atau Kiai Ma’ruf,” ujarnya.

Khofifah mengajak warga Wonosobo agar solid dan mantap memilih Jokowi-Ma’ruf, karena Capres petahana tersebut berkomitmen menjaga Ahlusunah wal Jama’ah.

Ketua JKSN Jateng Agus Sofwan Hadi menjelaskan, JKSN Wonosobo merupakan putaran kedua setelah Kabupaten Cilacap beberapa waktu lalu.(Aris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here