Keraton Solo Serahkan Abona-abon untuk Penjamasan Pusaka Sunan Kalijaga

Perwakilan Keraton Solo saat menyerahkan minyak jamas untuk penjamasan pusaka kepada ahli waris Sunan Kalilaga di Demak.

SIGIJATENG.ID, Demak- Abon-abon atau ubo rampe untuk penjamasan dua pusaka warisan Sunan Kalijaga yakni Keris Kyai Crubuk dan Kotang Kyai Ontokusumo kemarin diterima oleh ahli waris Sunan Kalijaga di Kadilangu. Abon-abon ini diserahkan oleh perwakilan Keraton Solo dengan dikawal oleh prajurit dari pihak kraton.

Gusti Kanjeng Pangeran Haryo Adipati Dipo Kusumo yang mewakili Keraton Solo menjelaskan bahwa tradisi ini sudah ada sejak jamam dahulu. Dimana saat itu Sunan Kalijaga menjadi pedoman dari Panembahan senopati hingga Sultan Agung selaku orang Islam yang njawani. Bahkan hingga keraton dipindah dari Kartosuro ke Surakarta, maka abon-abon selalu dikirimkan ke Demak. Sebagai salah satu bentuk penghormatan para raja di Mataram kepada Sunan Kalijaga

“Abon-abon ini sendiri salah satunya berupa minyak yang dibuat dari kelapa yang tumbuh di dekat masjid agung Surakarta yang berada di barat agak ke utara,” ujar Dipo Kusumo.
“Selanjutnya kelapa ini diolah dengan dimasak dan dijadikan minyak kelapa untuk selanjutnya diserahkan ke keraton dan dijadikan abon-abon minyak jamasan,” jelas Dipo kemudian.

Sementara itu ahli waris Sunan Kalijaga R H Muhammad Cahyo Imam Santoso MSc dalam keterangannya mengatakan bahwa abon-abon dari Keraton Surakarta tersebut akan digunakan untuk penjamasan dua pusaka peninggalan sunan kalijaga.

“Minyak dari keraton solo ini akan kami campur dengan minyak dari Kadilangu. Selanjutnya akan kami gunakan untuk menjamas Keris Kyai Crubuk dan Kotang ontokusumo,” pungkasnya. (rr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here