Kekeringan di Sragen,   642 Tangki Air Didroping  untuk 36 Desa

Droping air bersih di desa krisis air beraih Sragen. (foto santo/sigijateng.id)

SIGIJATENG.ID, Sragen- Sebanyak 642 tangki air sudah didroping  untuk 36 desa yang alami kekeringan di Kabupaten Sragen. Droping air bersih yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen di tujuh kecamatan yang langganan kekeringan setiap musim kemarau seperti saat ini. Jumlah ini dipastikan masih bisa bertambah, karena musim kemarau masih berlangsung.

 “Sampai saat ini kami sudah mengirim 642 tangki ke 36 desa yang membutuhkan air bersih,” kata Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Sugeng Priyono, Rabu (28/8/2019). Selama ini, pengiriman air itu tidak dilakukan Pemkab Sragen saja, tetapi banyak pihak, seperti instansi pemerintah termasuk TNI dan Polri, organisasi hingga perkumpulan sosial atau alumni sekolah yang turut membantu pengiriman air bersih ke dusun dan dukuh yang membutuhkan pasokan air.

Sugeng mengatakan, sebelumnya BPBD Sragen hanya memiliki tiga tiga armada truk tangki, yang sifatnya pinjam pakai. Tujuh kecamatan yang jadi langganan kekeringan, diantaranya Kecamatan Gesi, Tangen, Sukodono, Mondokan, Jenar, Miri dan Sumberlawang. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Tatag Prabawanto yang ex officio merupakan Kepala BPBD Sragen mengatakan,  bila ada pihak-pihak yang ingin memberikan bantuan air bersih, diharapkan berkoordinasi dengan 
pihak BPBD Sragen.

Pasalnya, mereka memiliki data-data tentang desa-desa yang mengalami kekeringan, termasuk jadwal pengiriman air bersih. “Kalau berkoordinasi dengan BPBD maka bisa diarahkan ke lokasi yang benar-benar membutuhkan bantuan air, juga untuk mencegah agar tidak terjadi penumpukan bantuan,” kata Sekda. (santo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here