Kampanye Gunakan Pick Up dan Knalpot Brong, Polisi Bakal Tindak Tegas

Secara simbolis Kapolres AKBP Hamka Mappaita dan Dandim 0715 Kendal Letkol Inf. Ginda Muhammad Ginanjar menyematkan tanda perwakilan personil pasukan pengamanan Pemilu 2019, pada Apel gelar pasukan di Mapolres Kendal, Jumat (23/3/2019). (Foto stw/sigijateng)

SIGIJATENG.ID, kendal – Jelang masa kampanye terbuka Pemilu 2019, Kapolres AKBP Hamka Mappaita menghimbau masyarakat peserta pemilu agar tidak menggunakan kendaraan pick up (bak terbuka) serta sepeda motor dengan knal pot brong (tidak standar). 

Hal itu disampaikan Kapolres usai upacara Apel gelar pasukan pengamanan Pemilu 2019 di halaman Mapolres Kendal, Jumat (22/3/2019). 
“Jangan sampai saat kampanye terbuka peserta pemilu terutama kader dan simpatisan menggunakan kendaraan bak terbuka maupun sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai standar. Jika masih ada yang menggunakan akan kita tindak,” katanya. 

Menurutnya, menggunakan kendaraan bak terbuka bisa membahayakan dan mengancam keselamatan penumpang maupun orang lain. Bahkan, knal pot kendaraan sepeda motor tidak standar akan memicu konflik antar pendukung. 

“Mari kita jaga dan ciptakan suksesnya Pemilu 2019 yang damai, tertib, dan kondusif. Tanpa saling menjatuhkan antar peserta dan simpatisan. Saya yakin, masyarakat Kendal yang memiliki budaya religius mampu melakukan hal itu,” tuturnya. 

Dijelaskan, terkait pengamanan Pemilu 2019 ini pihaknya menerjunkan sebanyak 1.500 personil baik dari Polri/TNI, Pemerintah, serta dibantu dari berbagai elemen ormas lainnya. 

“Kita sudah lakukan pemetakan daerah rawan konflik. Sinergisitas antara Polri/TNI terjalin erat untuk mengawal pelaksanaan Pemilu 2019 agar sukses tanpa ekses. Sejumlah personil kita siapkan untuk membackup pengamanan dimasing masing TPS,” jelas Kapolres. 

Sementara itu, Dandim 0715 Kendal Letkol Inf. Ginda Muhamad Ginanjar menambahkan bahwa masyarakat Kendal bisa menjaga dan menciptakan kondusifitas pesta demokrasi ini dengan baik. 

“Jangan mudah terprovokasi dengan pihak luar. Apalagi terhadap informasi hoax, masyarakat harus cerdas dan bijak menyikapi. Terlebih, hal-hal permasalahan sekecil apapun harus bisa diantisipasi secepatnya,” imbuhnya. (Dye)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here